Di jaman modern seperti sekarang ini masih saja ada fenomena-fenomena aneh yang sebagian belum dapat dijelaskan oleh pengetahuan manusia. Fenomena ini berwujud macam-macam. Di Jogja beberapa kali terjadi fenomena alam yang cukup aneh tapi relatif bisa dijelaskan, misalkan garis awan yang memanjang di langit atau pelangi Halo di sekitar matahari. Selain dapat dijelaskan keduanya bisa terjadi di banyak tempat.

Fenomena aneh lain di Jogja dan terjadi sudah puluhan dan mungkin ratusan tahun adalah adanya suara-suara misterius, dan banyak dialami atau mendengar ceritanya dari orang-orang tua. Paling tidak ada 2 suara misterius yang pernah saya alami mendengar sendiri. Pertama suara drumband yang biasanya muncul dinihari sampai pagi jam 6an. Suaranya monoton dan sumbernya tak jelas. Ada yang bilang itu suara taruna AU yang latihan. Anehnya banyak yang mendengar suara itu dengan lokasi beragam dan berjauhan. Jika itu suara taruna yang latihan, masak tidak sholat subuh? Selain itu ketika saya pindah di kost yang dekat di kompleks AU, saya malah tak pernah mendengar lagi suara drumband. Suara aneh lain yang pernah saya dengar adalah suara gamelan. Biasanya terdengar dari jam 10-an sampai jauh malam. Padahal setahu saya tak ada tempat latihan gamelan disekitar saya tinggal. Suara gamelannya pun monoton, seperti hanya suara bonang dengan tempo lambat. Ketika saya pindah kontrak rumah yang letaknya relatif dekat sebuah sungai yang agak besar dan konon cukup penting bagi dunia mistis (karena konon sungai itu semacam jalan tol antara Kerajaan Merapi ke Kerajaan Laut Selatan), ada beberapa cerita katanya yang sering mendengar suara gamelan dari arah sungai itu. Anehnya saya malah tak pernah mendengarnya.

Kini ada fenomena yang juga aneh lagi, di daerah Berbah, Sleman, tiba-tiba muncul gambar crop-circle geometris di hamparan sawah berupa bangun geometris yang rapi sekali. Saya agak kaget karena fenomena ini biasanya muncul di wilayah Eropa atau Rusia dan umumnya di ladang gandum yang luas. Saya sudah cukup lama membaca-baca tentang crop circle ini dan juga fenomena sejenis yaitu geoglyph. Kalau crop circle biasanya di tanaman, maka geoglyph biasanya ada di tanah atau batuan. Geoglyph misterius banyak ditemui di Nazca Lines di Peru.

Kembali ke crop-circle Jogja, fenomena aneh ini pastinya mengundang banyak teori dan tak akan terjawab dengan pasti. Kita tak tahu apakah itu buatan manusia, alami, atau dibuat makhluk ekstra-terestrial. The truth is out there…

Yang jelas, siapapun yang membuatnya, desain geometrisnya itu memang keren dan sangat menarik, pastinya sulit untuk membuatnya. Mudah mudahan ada waktu untuk menengoknya. 🙂

Foto: Detik