Pagi itu saya agak bergegas karena saya sudah telat masuk kantor. meski saya tahu kalau bulan puasa seperti ini banyak pegawai yang datangnya telat, tapi tetap saja rasanya kurang nyaman untuk terlambat. lalu lintas jalanan relatif lancar, tiba di jalan yang masuk ke arah kantor yang relatif sempit ada beberapa kendaraan yang membuat macet. saya lihat sebenarnya cuma ada dua mobil di depan saya, di depannya kosong, jadi saya pikir ada yang menghalangi jalan. saya sempat jengkel juga. mana matahari mulai tinggi dan mulai panas, apalagi waktu puasa seperti ini. setelah dua mobil berlalu saya baru tahu ternyata itu adalah gerobak penjual mainan keliling. seorang bapak mendorong dengan penuh semangat sambil membunyikan balon yang bersuara khas. tak ada anak-anak disekitar situ, tapi dia tetap bersemangat. saya menyesal telah merasa sedikit jengkel. sepagi ini si bapak telah berkeliling mencari rizki.

Terlintas di benak saya beberapa pertanyaan. Mungkinkah juga dia juga berpuasa, seharian di bawah matahari terik ini? berapa dia dapa tuntung dalam sehari? cukupkah penghasilannya menghidupi keluarga?

Pernahkah anda menemui penjual keliling seperti ini di rumah anda? jika iya, belilah satu atau dua, paling tidak untuk berbagi rizki dengan mereka.