Ini pertanyaan yang mestinya selalu ditanyakan kepada diri kita. Mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan? Segala sesuatu tindakan kita harus ditanyakan kenapa kita melakukan itu semua. Jangan sampai apa yang kita lakukan tak pernah dirancang, dievaluasi dan direvisi. Keberhasilan bukanlah pekerjaan yang dapat dilakukan dalam sekejap tapi bisa jadi penuh liku rintangan dan perjuangan. Dan itu diawali dari tindakan.

Suatu tindakan muncul dari pikiran dan perasaan. Melakukan tindakan yang kita yakini baik harusnya dilakukan berulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan. Kebiasaan akan membentuk karakter. Karakter akan menentukan keberhasilan dan nasib hidup.

Pada suatu titik, posisi seseorang mungkin sama dengan orang lain, tapi tidak untuk keberhasilan dan value-nya. Misal, si A dan B sama kaya, tapi si A berangkat dari kemiskinan dan dengan penuh perjuangan akhirnya dia berhasil, sedang B kaya karena sekedar warisan bapaknya.
Ada lagi contoh lain. Alkisah seorang pengusaha besar punya perusahaan banyak berlibur bersantai di pantai menikmati angin dan debur pantai. Dia bertemu anak muda yang kerjaannya tiap hari main gitar dan bersantai tanpa pekerjaan jelas. Pengusaha ini menegur pemuda pengangguran itu, “hei, kamu jadi orang mbok ya jangan cuma santai tiap hari tanpa tujuan jelas. berbuatlah yang bermanfaat.” Pemuda itu balik nanya, “Nha bapak emang sudah berbuat?”
“Aku ini punya banyak perusahaan. Dulu aku orang susah, aku bekerja keras dan kini telah sukses.” Kata pengusaha itu.
Pemuda itu nanya lagi, “Lalu, kalau sudah sukses terus ngapain, pak?”
“Setelah sukses aku kan bisa santai menikmati pantai begini”, Kata pengusaha itu.
Sambil ketawa pemuda itu berkata, “saya mah gak perlu sukses malah bisa santai begini tiap hari pak, sama saja kan?”

Apa kedua orang ini memang sama? Tentu tidak. Value dari keduanya jauh beda.

Dan apakah anda pernah mempertanyakan hidup anda? Mempertanyakan kenapa anda melakukan apa yang selama ini dilakukan?

Kata Socrates, hidup yang tak dipertanyakan, hakikatnya tak layak dilanjutkan!

(Special thanks to Mr. Maliki, Widyaiswara LAN)

Advertisements