Ketika saya menulis ini, di background terdengar alunan musik klasik yang lembut, sedangkan anak saya tertidur di sebelah. Sudah menjadi kebiasaan jika anak saya mau tidur selalu diputarkan komposisi dari Mozart albumnya berjudul Before you were born (bahkan kebiasaan sejak masih dalam kandungan). Setelah mencoba beberapa album musik klasik, ternyata Album mozart yang ini yang paling cocok menghantar tidur.
Pemutar musik yang dipakai sehari-hari adalah komputer PC kuno istri saya dimana peripheral yang dipakai praktis cuma power, CD ROM dan speaker. Tak ada hardisk, monitor, mouse, apalagi sistem operasi. Begitu power dinyalakan, langsung dimainkan CD-nya. Oya, karena CD ROM saja tak dapat memainkan musik MP3 maka musik harus di-burn ke CD dalam format audio.

Saya pernah membaca tentang apa yang disebut efek mozart, bahwa alunan musik, terutama musik klasik dapat merangsang perkembangan otak anak. Saya tak tahu apa memang benar seperti itu atau tidak. Kata pak Lazanov sih musik punya peran penting dalam perkembangan otak dan dalam pembelajaran. Yang jelas, dan ini yang penting, anak saya lebih cepat tertidur jika mendengarkan musik mozart yang mendayu-dayu itu. Bahkan saya sendiri sering ikut terkantuk-kantuk mendengarnya. 🙂