Saya seringkali lebih suka membeli bensin eceran di pinggir jalan, meskipun bensin di kaki lima ini lebih mahal dari POM bensin dan kemungkinan bensin telah dioplos lebih besar. Bagi saya membeli bensin di eceran di kaki lima atau warung kecil lebih praktis, tak perlu banyak antri. Selain itu saya biasanya lebih bermaksud sedikit membantu para penjual ini. Kalau semua orang beli bensin di POM bensin lalu bagaimana nasib dagangan penjual skala kecil ini? Jadi selisih beberapa ratus rupiah bagi saya tak masalah, lagi pula bagi saya itu hanya bentuk apresiasi. Saya kadang juga membeli sesuatu yang sebenarnya tak saya perlukan, namun lebih bermaksud untuk mengapresiasi niat si penjual yang telah berupaya mencari rezeki.
Ketika kemarin saya memerlukan transportasi dari sebuah hotel ke stasiun, meski lebih nyaman dan lebih cepat naik taksi, saya lebih memilih naik becak meski mungkin lebih mahal atau tak senyaman taksi. Dan ketika di stasiun waktu menunggu kereta datang ada tukang semir sepatu yang menawarkan jasanya, maka saya dengan senang hati menyemirkan sepatu saya. Saya jauh lebih mengapresisasi perjuangan orang-orang ini daripada mereka yang meminta-minta atau mencuri, terlebih para pencuri sistemik berjas berdasi.