Waktu memang menjadi pertanyaan misterius sepanjang jaman. Kita setiap saat melakoni kehidupan melalui waktu. Detik-demi detik, hari demi hari, tahun demi tahun. Hingga saatnya satu lagi umur bertambah. Sebenarnya apakah waktu itu? Sebuah dimensi kah? atau apa? Lalu, kemana waktu yang telah kita lalui itu, apakah hilang lenyap, atau tersimpan di suatu tempat? Ada yang biang klau waktu yang kita lalui ini adalah garis linier, yang pergi tak lagi kembali, ada yang bilang seperti spiral yang suatu ketika kita lalui lagi, atau? Entahlah..

Dari waktu pula kita menapaki kehidupan kita, entah masa-masa yang membahagiakan, masa-masa menyedihkan, masa-masa senang, masa-masa sulit, masa ketika kita sampai titik-puncak atau saat ketika kita merasa pada titik paling nadir, semua terlalui bersama waktu. Namun dari semua itu kita lah yang sedang berada di sini sekarang, saat ini disini, menarik nafas dengan segala syukur. Betapa kita akhirnya mampu untuk survive menjalani semua, meski kadang terasa beban yang sangat berat dan telah hampir berputus asa untuk melanjutkan perjalanan. Dan saat ini, ketika kita rasakan bahwa denyut jantung masih berdetak, adalah titik dimana kita menyadari bahwa waktu tak mungkin kita hentikan, hanya kita yang mesti berusaha menjadi lebih baik lagi di waktu-waktu yang akan datang dengan penuh harap dan doa, serta ucap syukur bahwa sampai detik ini kita masih diberi kesempatan untuk menapaki waktu ini. Terimakasih Tuhan.