Ramadhan sebentar lagi usai. Ramadhan yang akan meninggalkan kita. Mungkin pernah kita merasakan ada seseorang yang kita sayangi, entah teman atau saudara , orang yang biasanya dekat dan menyatu di kesehariannya tiba-tiba akan pergi. Kita setiap harinya tidak merasakan keberadaannya karena sudah include di kehidupan kita. Namun, ketika dia bersiap pergi kita baru sadar bahwa akan ada sesuatu yang “hilang”. Kita seperti menyesal mengapa selama ini membiarkan begitu saja kebersamaan itu. (atau bayangkan semisal dulu waktu tiba-tiba menyadari kalau sudah mau lulus SMA 😉 )

Ramadhan inipun rasanya seperti itu. Betapa semua berlalu dengan cepat. Kita hanya mampu mengecap sedikit saja kenikmatan beribadah di Ramadhan ini dan tiba-tiba sudah hampir usai…?? Mengapa kita membiarkannya saja selama ini? Sudah sedemikian pantaskah kita selama ini menyambutnya? Kapankah lagi kita akan bertemu?

Namun, after all, meski sangat sedikit dari ibadah kita itu, mudah mudahan yang sedikit itu menjadi amal yang diridhai Allah. Dan karena waktu tak mungkin berbalik, Ramadhan harus pergi. Kita hanya berharap Allah akan mempertemukan lagi di waktu berikutnya di kehidupan kita, dan mudah-mudahan pada waktu itu kita akan lebih siap lagi untuk menyambutnya…

Selamat Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum minal aidin walfaizin…