Heboh penemuan energi alternatif dari air nampaknya semakin ramai saja. Saya pribadi sebenarnya sudah agak sangsi dengan penemuan ini. Bahkan ketika penemuan ini konon akan dipamerkan di forum United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) Desember 2007 di Bali lalu. Saya tidak tahu apakah jadi atau tidak.
SBY sendiri tampaknya cukup antusias dengan Blue energy ini dan sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan pabriknya di Cikeas.
Belakangan blue energy ini makin misterius karena teknologi yang digunakan masih simpang siur. Para ahli BPPT, UI dan UGM menyangsikan teknologi ini. Bahkan pihak UGM mengindikasikan tim ini adalah penipu

Lalu, kalau ini penipuan kenapa bisa SBY sampai tertipu? Kisah tipu-tipu yang yang mengelabuhi banyak orang sudah ada sejak Presiden sukarno. Sebut saja legenda Markonah (dengan ciri khas kacamata hitamnya) dan suaminya, Raja Idrus, yang mengaku raja (?) dari suku Anak Dalam yang sedang muhibbah dan konon sempat diterima Sukarno (tentang ini saya baca beritanya waktu saya SMP, tapi saya cari lagi di internet ternyata tidak ada). Ada juga kasus Cut Zahara Fona dengan bayi ajaibnya yang bisa mengaji di kandungan. Yang terbaru adalah penggalian situs Batu TUlis di Bogor. Baca beberapa kisah-kisah ini di detik.com

(dulu ada juga kasus tipu-tipu pendirian Universitas Madjapahit. Penipunya memakai gelar MA. Belakangan ketika disidang di pengadilan, dia menyatakan kalau MA itu bukan gelar akademis tapi singkatan Marto Atmojo :-D)

Mencermati berita-berita ini saya jadi berfikir kalau ini sangat mirip dengan hoax. Dan, lagi-lagi, saya lebih prihatin lagi jika dikaitkan dengan agama. Kasus Zahara Fona misalnya, dia berhasil menipu banyak ulama dan uamt (konon termasuk wakil presiden dan mentri agama). Kakanwil Kesehatan DKI waktu itu menyangsikan kebenaran beritanya karena mustahil bayi yang membuka mulutnya saja tidak bisa kok mampu mengaji. Hasilnya, DR. Herman diancam oleh orang-orang fanatik (mungkin dianggap kafir atau mengingkari kebesaran Tuhan? Baca posting saya beserta komentar-komentarnya di Fosil Jebal Barez ). Nyatanya bayi mengaji hanyalah isapan jempol dan ternyata suara yang keluar berasal dari tape recorder. Nah lo!!

Kembali ke Blue energy ini, di situsnya banyugeni.com, disebutkan pula bahwa ini adalah teknologi ini dihasilkan setelah mengkaji Al-Quran. Sekali lagi kita harus hati-hati. Bagaimana jika ternyata teknologi ini memang cuma tipu-tipu, meski dengan label ayat Quran segala.
Kita tentu menghargai upaya terobosan-terobosan dan penemuan oleh siapapun, apalagi oleh anak bangsa sendiri. Namun, hendaknya itu tidak lantas mengurangi daya kritis kita.

Saya terus terang tidak punya kapasitas ilmu untuk menilai validitas penemuan ini. Tapi saya berharap mudah mudahan blue energy ini memang bukan isapan jempol, dan jangan sampai ternyata cuma blur energy, alias energi yang tidak jelas đŸ™‚

Advertisements