Bill Gates akhirnya datang juga di Indonesia. Orang yang konon terkaya di dunia nomor 3 ini (dulu pernah menjadi terkaya nomor 1) akhirnya memilih Indonesia dari 5 kandidat negara yang dijadikan ajang Government Leader Forum (GLF). Semula Indonesia berada di urutan kelima negara yang akan dipilih untuk GLF di bawah Singapura, Korea, dan Vietnam.

Pada sesi Presidential Lecture, Bill tampil cukup impresif dengan pakaian batik. SBY yang semula berpakaian jas lengkap-pun akhirnya ganti kostum (nha si Bill yang orang bule aja menghargai budaya kita lho). Tokoh lain yang pernah tampil dengan batik misalnya Ronaldo dan  Mandella.

Denger kuliah nya Bill Gate saya agak kedodoran, maklum kuping jawa :-D. Yang menarik bahwa Bill cukup perhatian dengan pendidikan. Software yang diperagakan terkait pendidikan-pun cukup menarik, tentang pembelajaran angkasa luar (astronomi). Dia sangat yakin dengan teknologi pendidikan dan kesejahteraan akan menjadi lebih baik.

Dalam wawancara dengan Kompas, Bill Gates menyinggung masalah perkembangan telekomunikasi khususnya ponsel.

hasil dari semua ini (perkembangan teknologi)adalah muncul berbagai perangkat komputasi dari berbagai jenis yang menjadi sangat bertenaga, murah, dan mudah dibawa-bawa. Sekarang, lanjut Gates, puluhan juta orang di negara-negara berkembang memiliki ponsel yang memiliki tenaga komputasi yang lebih bertenaga dibandingkan dengan komputer yang digunakan 30 tahun lalu.

”Di masa mendatang, bagi orang di Indonesia dan ekonomi berkembang lainnya, sebuah ponsel akan menyediakan akses internet dan kemampuan komputasi yang memungkinkan mereka mulai berpartisipasi dalam ekonomi global berbasis pengetahuan,” tulis Gates.

Masih menurut Kompas, Bill akan berhenti mengurus keseharian Microsoft akan memfokuskan pekerjaannya pada masalah kesehatan dan pendidikan global melalui Bill & Melinda Gates Foundation.

Di tengah kontroversi (bahkan caci maki) dominasi Microsoft di kancah bisnis software dunia, menurut saya, bagaimanapun Bill Gates memang orang hebat.

Advertisements