Setelah sakit beberapa waktu lamanya, akhirnya jam 13.10 siang tadi Pak Harto akhirnya dipanggil Yang Maha Kuasa.
Sejak sakit beberapa waktu lalu, sebagian besar rakyat Indonesia seperti tersita perhatiannya di seputar kondisi mantan presiden kedua ini.

Semasa hidupnya Soeharto memang penuh kontroversi. Dianggap sebagai pahlawan, dianggap pula sebagai pahlawan. Konon berjasa besar,tapi tidak sedikit yang menuding Pak Harto sebagai biang kebangkrutan dan carut marut Indonesia.

Lepas itu semua, Pak Harto tetaplah manusia dan kini telah kembali kepada Penciptanya. Kita tentu harus secara adil melihat kebaikan yang pernah dilakukan, dan melanjutkan prestasi yang baik. Pun tidak lantas menutup mata terhadap kesalahan yang tentu tidak boleh dilupakan, karena dengan itu kita bisa belajar menata hari hari ke depan dengan lebih baik. Mudah-mudahan kita,sebagai manusia, memiliki kebesaran jiwa untuk memaafkan-meski tentu saja akan sangat berat bagi mereka yang merasa terzalimi.(saya terharu melihat tayangan tentang Sipon, istri Wiji Thukul, yang menjadi korban penghikangan paksa Orde baru, yg meski pedih kehilangan suami, namun sebagai manusia dia akhirnya mengaku legowo memaafkan.
Soeharto adalah pelajaran besar bangsa ini.
Lets forgive but not forget..

Tuhan-lah yang akan menjadi hakim tertinggi dan teradil. Dan Pak Harto, sebagai hamba, telah dipanggil kembali menghadap-Nya.

Advertisements