Ada beberapa lagu populer yang menurut saya secara tersirat ‘berbicara’ mengenai kerinduan kepada Tuhan. Lagu Sailing Rod Stewart saya kira menjadi salah satunya. Simak saja,

I am sailing, I am sailing,
home again ‘cross the sea.
I am sailing, stormy waters,
to be near you, to be free.

I am flying, I am flying,
like a bird ‘cross the sky.
I am flying, passing high clouds,
to be with you, to be free.

Can you hear me, can you hear me
thro’ the dark night, far away,
I am dying, forever trying,
to be with you, who can say.

Can you hear me, can you hear me,
thro’ the dark night far away.
I am dying, forever trying,
to be with you, who can say.

We are sailing, we are sailing,
home again ‘cross the sea.
We are sailing stormy waters,
to be near you, to be free.

Oh Lord, to be near you, to be free.
Oh Lord, to be near you, to be free,
Oh Lord.

Beberapa lagu Indonesia populer, saya kira juga cukup ‘sufistik’. Lagunya Letto, Sandaran Hati, bisa langsung saya tebak kalau itu berbicara tentang Tuhan (Kalo gak percaya, coba tanya ke pembuatnya langsung 😀 ) (Silahkan huruf m dalam kata ‘mu’ diganti menjadi huruf besar ‘Mu’). Sayang klipnya menurut saya kurang pas…(mungkin perlu di-remake, dan lebih tepat kalo diganti dengan background ‘Tarian Rumi’ atau ‘Tari Saman’ 😉 )
Ini liriknya…

yakinkan ku berdiri
di hempa tanpa tepi
bolehkah aku
mendengarmu

tubuh dalam emosi
tak bisa bersembunyi
aku dan nafasku
merindukanmu

terpuruk ku di sini
terangi sepi
dan ku tahu pasti
kau menemani

dalam hidupku
kesendirianku

teringat ku teringat
pada janjimu ku terikat
hanya sekejap ku berdiri
kulakukan sepenuh hati
peduli ku peduli
siang dan malam yang berganti
pedihku ini tak ada arti
jika kaulah sandatan hati
kaulah sandaran hati
sandaran hati

inikah yang kau mau
benarkah ini jalanmu
hanyalah engkau yang ku tuju
pegang erat tanganku
bimbing langkah kakiku
aku hilang arah
tanpa hadirmu
dalam gelapnya
malam hariku…

rumi.jpg