Sehari menjelang puasa Ramadhan ini saya mendengar berita yang menyejukkan: PBNU dan PP Muhammadiyah mengadakan sepak bola persahabatan. Bagai dua ormas yang di tingkat bawah sering tidak harmonis dan lama “berseteru” ini adalah berita menggembirakan.

“Alhamdulillah akhir-akhir ini kita samakin kompak dan sangat harmonis, ini sudah kita perlihatkan saat mengelurkan seruan bersama menjelang 1 Muharram, yang pertama dilakukan di PBNU, dan yang terakhir di PP Muhammadiyah, ” Kata Din Samsudin, Ketua Umum PP Muhammadiyah. Sepakbola ini diikuti juga oleh Wapres Jusuf Kalla dan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.
Di tingkat akar rumput, yang puluhan tahun diributkan dengan masalah khilafiyah; qunut, tahlil, ziarah, dan urusan-urusan kecil tapi sering berujung ketidakharmonisan dan keprihatinan hingga melupakan masalah yang lebih krusial, pertandingan sepak bola ini seperti sebuah kemunculan oase di padang gersang.

Semoga…