foot.jpgBeberapa bulan ini rasanya padat dan penat sekali. Beberapa tugas, pekerjaan, dan banyak urusan lain seperti menumpuk. Saya fikir, dulu ketika selesai kuliah, rasanya akan lebih ‘santai’, menata diri ulang, menjalani hidup ‘normal’. Tapi ternyata berbeda. Mulai hari pertama pulang saya langsung berhadapan dengan pekerjaan-pekerjaan yang sepertinya tidak habis-habisnya. Pikiran di kepala juga gak bisa se-santai yang saya duga.

Kebiasaan thinkfull (can’t stop thinking) seperti ketika kuliah ternyata gak hilang-hilang, kebiasaan pengin memanfaatkan waktu sekecil-kecilnya untuk mengerjakan sesuatu.
Hampir setiap hari pulang kantor sampe malem, kadang sampe rumah buka laptop lagi.

Belum lagi ketika dituntut untuk ‘tampil’. Saya bukan tipe yang suka disorot. Apalagi sebagai ‘anak baru’ yang mungkin akan dinilai melangkah terlalu jauh mengingat kondisi lingkungan yang masih jalan santai sementara saya punya keinginan untuk berlari kencang.
Setelah saya pikir-pikir, kayaknya lebih baik saya step-down dulu. Beberapa pekerjaan yang tertunda atau belum terlaksana mungkin harus di-cut. Juga sepertinya perlu membatalkan beberapa agenda besar. Mengerjakan kerjaan yang ringan-ringan saja dulu. Menunda pula keinginan untuk melanjutkan studi. Rasanya banyak masalah penting yang selama ini sudah saya abaikan.
Saya harus serius untuk kembali ke kehidupan ‘normal’, menata hidup, konsen ke berkeluarga, menyesuaikan ritme saya dengan ritme orang-orang, dll…
Apa langkah ini tepat atau tidak saya kurang tahu.
Atau barangkali lebih istilah tepatnya cooling down bukannya step down?
I dont know, just wish me luck…

Advertisements