Di jaman informasi macam sekarang ini kita banyak dihadapkan banyak sekali polemik, ironi dan kontroversi. Informasi datang silih berganti dengan segala bentuk dan wujud saling mendukung atau menohok satu dengan yang lain, entah mana yang benar dan mana yang salah. Salah satunya adalah muncul dalam bentuk buku. Waktu saja jalan-jalan ke sebuah toko buku, secara tak sengaja saya melihat buku-nya Masaru Emoto tentang penelitiannya mengenai air(dalam beberapa variasi judul) berdampingan dengan buku yang mempertanyakan dan menyanggah penelitian Emoto. Satu buku berjudul “True Power of Water” di sisi lain berjudul “Un-True Power of Water”. Saya pernah membaca buku yang pertama (kata pengantarnya ditulis AA Gym), mengagumkan memang. Namun tunggu dulu, ternyata ada buku kedua. Saya belum membaca secara utuh, tapi sekilas saya baca saya mendapat sedikit gambaran kenapa buku yang kontra ini muncul, antara lain mempertanyakan metode, disiplin ilmu, dan keilmiahan termasuk ‘bumbu’ unsur-unsur spiritual (yang sangat potensial menjadi sebuah bias) dalam penelitian Emoto (Harun Yahya termasuk gak ya?). Entah mana yang benar dan salah, hanya Tuhan yang tahu. Tapi intinya, orang memiliki pandangan, sudut pandang, penafsiran yang sangat beragam dan tak jarang penuh benturan.

Soal polemik dan kontroversi mungkin jauh lebih massif lagi di dunia blog. Sedikit contoh topik panas misalnya tentang MLM (Anne Ahira?), Ngadu traffik, haramnya musik, atau tentang matinya blog ‘kafir’ wadehel (dan segudang topik lain yang saya belum sempat ketahui, maklum nyubie nih…)

Benar atau salah kadang sangat kabur sehingga di dunia yang abu-abu ini yang bisa membuat kita semakin bingung. Yang jelas, menurut saya, untuk terjun di dunia yang “banjir” dengan informasi ini kita benar-benar harus punya karakter, wawasan yang terbuka dan tentu harus pintar memilah dan memilih…

Wallahua’lam Bis Shawab

Advertisements