You are currently browsing the tag archive for the 'Teknologi Informasi' tag.
DEPDIKNAS saat ini telah meluncurkan banyak buku pelajaran gratis yang dapat di-download dari situs BSE (Buku Sekolah Elektronik) di bse.depdiknas.go.id. Buku dapat di-download, digandakan maupun disebarluaskan secara bebas (untuk kepentingan non-komersial).
Saat ini buku/ ebook pelajaran Teknologi Informasi juga sudah dapat di download gratis (kerjasama dengan Depkominfo). Silahkan download ebook TIK dari situs telkomspeedy. Berikut beberapa link download ebook mata pelajaran TIK (untuk SMA)
Meski diluncurkan dalam waktu yang belum lama, Google Translate nampaknya akan menjadi alternatif yang cukup menyenangkan. Dengan Google Translate ini ternyata cukup membantu pengguna internet yang tidak menguasai bahasa asing dengan cukup baik.
Namun, ternyata untuk menggunakan Google Translate terutama di handphone (WAP) agak sulit, terutama ketika melakukan pemilihan bahasa. Maka untuk mempermudah saya dalam membuka translator yang langsung disetel dengan bahasa Inggris <> Indonesia, saya membuat shortcut URL dari tinyurl.com. URL ini juga mudah digunakan ketika browsing menggunakan komputer.
Wabah Plurk nampaknya melanda kemana-mana. Dan imbasnya akses ke situs ini nampaknya menjadi overload. Sejak beberapa jam terakhir bahkan tak bisa diakses baik dari situsnya langsung maupun dari pihak ketiga (widget), juga dari handphone. Plurk is DOWN???
Inilah dilema kalau punya layanan bagus (its good or bad news??). Saya pernah ngalamin juga situs down gara-gara kunjungan melimpah dalam sekejap..
Mudah-mudahan ini gak lama deh, lha wong baru seneng-senengnya ngeplurk
Update: (jam 11.37)
Plurk is currently under routine maintenance, which should be finished in under 15 minutes. We apologize for the inconvenience.
Beberapa waktu lalu Google mengumumkan proyek penerjemahan online untuk berbagai bahasa. Sayangnya ketika saya coba, waktu itu belum mendukung Bahasa Indonesia. Tadi buka milis ada pesan dari kawan katanya google translator sudah mendukung Bahasa Indonesia.
Dan ternyata kalau diperhatikan, ketika melakukan pencarian di Google sekarang sudah ada link Terjemahkan laman ini. (Ini sudah ada sejak kapan ya?). Saya mencoba search dengan keyword “world news”. Hasil pencarian teratas menghasilkan situs CNN.
Ketika diklik Terjemahkan laman ini maka otomatis Google akan membuat halaman situs CNN dengan versi Bahasa Indonesia!!! Wowwww…
Terjemahan dari Google ini kalau diperhatikan ternyata sudah cukup lumayan, meski beberapa kata masih kurang pas. Silahkan mencoba menerjemahkan untuk bahasa lain di http://translate.google.com. Salut buat Google, dengan fitur ini Google telah membuka pintu lebih lebar lagi bagi akses informasi dan ilmu pengetahuan tanpa batas…

Meski udah punya banyak blog, saya masih pengin punya blog lagi dengan nama dan pengelolaan sendiri. (Apalagi sayang juga kalau punya blog dan rame pengunjung tapi gak bisa dikasih kode Adsense
). Akhirnya saya pesen nama domain http://mtamim.com. Saya juga instal engine WordPress di sana. Jadi temen-temen yang telah berkunjung ke sini, jika berkenan, silahkan berkunjung ke “rumah” baru saya ini.
Oya, karena hosting mtamim.com ini saya pasang sama dengan hosting inhandlearning.com, dan traffik ke inhandlearning melonjak drastis setelah website diulas di beberapa tabloid dan setelah saya diundang di eLifestyle Metro TV serta tampil juga di Periskop Metro TV, (juga wawancara di ELTIRA FM) sehingga bandwith hosting saya mencapai limit, maka kemungkinan sampai akhir bulan ini beberapa website saya di hosting yang sama (termasuk blog baru saya) belum bisa diakses sampai tanggal 1 bulan depan.
Meski sudah punya blog dengan nama sendiri, blog saya yang lain masih akan saya pertahankan.
Minggu ini saya mengikuti Training On Web-Based Course Development kerjasama P4TK Matematika dengan SEAMOLEC. Sesi siang ini adalah membuat blog. Karena sudah biasa utak atik blog (kadang malah ngajar blog untuk training guru
) maka saya lebih banyak update blog dan mencoba photo-blog dari Sony Ericcson K610i. Sebelumnya saya sudah sering melihat ada menu Blog This setiap kali membuka foto di HP ini, namun belum pernah mncoba. Kali ini saya mencoba mengirim beberapa foto dari HP ini ke blog dengan menu bawaan dari K610i. Ternyata mudah sekali. Begitu salah satu foto dibuka dan dipilih menu Blog This maka HP akan otomatis terkoneksi ke Blogger dan foto langsung terupload. Sayangnya saya tidak tahu bagaimana mensetting alamat di blogger-nya. Dari menu K610i ini saya langsung mendapatkan alamat blog di http://offwit425.blogspot.com/.
Praktis sekali. Namun karena proses ini menggunakan GPRS maka kita akan dikenai biaya. Saya pakai kartu IM3 dan setiap satu foto terkena biaya sekitar Rp.200. Meski biasanya bisa posting WP dari HP, tapi untuk upload foto masih susah. Namun dengan fitur dari Sony Ericcson ini sekarang bisa ngeblog (utamanya upload foto dari HP) anytime anywhere…
Update:
Setelah saya utak-atik dikit akhirnya saya bisa mengeset tujuan upload foto dari mobile blogging di K610i ke http://mtamim.blogspot.com
Di liputan ini ditayangkan sekilas mengenai apa yang telah saya lakukan utamanya dalam mengembangkan mobile application untuk dakwah.
Sayangnya tadi nggak sempat merekam
Foto Wawancara Saya Dengan Mas Sony Dari Metro TV.
- Wawancara di eLifestyle Metro TV
- Wawancara di ELTIRA FM
Ini pengalaman pertama saya on-air di radio. Saya diundang sebagai narasumber di ELTIRA FM Jogja dalam acara talkshow Classic Corner dengan tema pemanfaatan IT untuk dakwah, khususnya memanfaatkan ponsel. Dipandu oleh penyiar ELTIRA yaitu mas Ridho, acara ini berlangsung dari jam 20.00-21.00. Tidak seperti di TV, siaran di radio relatif lebih rileks, karena kita tidak perlu kelihatan mukanya di depan publik
Kayak ngobrol biasa aja.
Materi talkshow banyak berkisar tentang pemanfaatan HP untuk dakwah, termasuk bagaimana teknis instalasi serta ragam konten yang dapat diinstal di HP. Tidak seperti di Metro TV yang sangat singkat, acara di ELTIRA ini lumayan longgar waktunya jadi bisa bincang-bincang lebih dalam.
Photo By Omietha
Setelah kemarin tampil di Metro TV, kali ini giliran sebuah radio di Jogja yang mengundang saya untuk sebuah wawancara mengenai teknologi informasi, yaitu Radio Eltira FM. Insyaallah siarannya Rabu, 10 September, jam 8 malam. Bagi kawan-kawan di Jogja dapat memantau ELTIRA di frekuensi 102.1 FM dan bagi yang di luar Jogja dapat mendengarkan dari streaming di http://www.eltirafm.com
Doakan lancara ya..
Akhirnya Ahad, 7 September 2008 jam 09.05 jadi juga tampil di Metro TV. Acaranya di e-lifestyle dengan tema dakwah virtual. Presenternya adalah Mas Ferly Junandar dan narasumber satunya adalah Pak Tossa (dari MIFTA).
Agak tegang juga mulanya, apalagi ketika waktu kurang beberapa menit. Kami menunggu Headline News yang kebetulan disiarkan dari meja sebelah. Awalnya agak susah menjawab pertanyaan karena grogi
tapi setelah beberapa saat cukup lancar juga. Alhamdulillah..
Ternyata pembahasan lebih banyak mengarah ke mobile application yang ditujukan untuk dakwah dan banyak membahas situs inhandlearning.com
Acaranya memang singkat sekali. Beberapa pertanyaan tidak sempat dibicarakan karena waktu yang sangat singkat. Usai acara kami sempat foto bareng.
Posting Terkait
- Tampil di Periskop Metro TV
- Wawancara di ELTIRA FM
Beberapa waktu lalu saya coba mendownload ebook (buku sekolah elektronik) DEPDIKNAS yang ternyata sulit sekali, lambat dan harus melalui prosedur mengisi formulir macam-macam. Setelah beberapa kali berusaha, saya dan teman-teman akhirnya dapat juga mendownload beberapa ebook (khususnya buku sekolah matematika). Rencananya kami akan kumpulkan semua ebook, dan kalau ada rejeki, kami akan berusaha mencetaknya untuk dijual murah (kalau bisa gratis). Mudah-mudahan ada dukungan.
Oya, bagi rekan-rekan yang kesulitan mendownload ebook BSE dari situs resminya, coba saja mendownload dari tempat lain. Khusus untuk matematika silahkan download dari p4tkmatematika.org/downloads atau bse.invir.com
Matematika Jenjang SD
Matematika Jenjang SMP
Matematika Jenjang SMA/SMK Berita terkait: Ibu-ibu protes ebook sekolah
Selama 2 minggu ini saya menjadi panitia (sekaligus salah satu pemateri) DIklat Guru SMP Lanjut Nasional. Hari kamis, 10 Juli kemarin ada yang sedikit lain dari diklat ini yaitu salah satu materi yang cukup menarik yaitu mengenai seputar kebijakan pemerintah mengenai PTK dan yang menajdi perhatian tak lain adalah sertifikasi guru. Yang lebih menarik lagi yang membawakan materi juga cukup istimewa, yaitu langsung oleh Dirjen PMPTK Depdiknas, Dr Baedhowi. Kayaknya jarang deh ada diklat kami yang materinya disampaikan pejabat Eselon I.
Pada bagian awal disampaikan beberapa keprihatinan tentang guru ini, seperti data survey di mana guru yang ternyata tidak banyak menjadi idola siswa (58%), masih kalah dengan orang tua (90%) bahkan teman sebaya (80%). Juga tingkat pendidikan guru di mana belum ada 50% guru berpendidikan S1/DIV (seperti disyaratkan UU Guru dan Dosen). Jumlah guru sekitar 2.783.321 orang, yang berpendidikan S1/D-IV & lebih tinggi 1.124.837 orang (40,4 %), yang belum berpendidikan S1/D-IV 1.658.484 orang (59,6%).
Khusus mengenai sertifikasi ini disampaikan Pak Dirjen bagaimana rumit dan sensitifnya masalah sertifikasi guru ini. Banyak sekali permasalahan seputar ini, misalnya banyaknya sertifikat aspal, pengisisan data yang tidak akurat, dsb.
Ada beberapa pesan untuk para guru dalam rangka sertifikasi ini, misalnya jangan terjebak untuk mencari sertifikat (seminar dsb) karena poinnya sangat kecil. Lebih baik guru banyak menulis karya. Beliau mencontohkan saat ini ada KTI Online yang bisa diikuti para guru (http://ktiguru.org). Selain itu banyak peserta diklat yang menanyakan kenapa yang bersangkutan sudah di-sertifiaksi tapi belum mendapat tunjangan profesi. Dalam kaitan ini Pak Dirjen menyarankan bagi guru yang mendapati masalah-masalah serupa untuk menghubungi Direktorat Profesi Pendidik Kompleks DEPDIKNAS JL. PINTU I, Senayan, GEDUNG D, Lantai 14, Telp 021-57974127., 021 -57974121 atau 021-57974122.
Sedangkan yang bermasalah dengan NUPTK dapat menghubungi LPMP setempat atau hotline 021-32490330.
Meski sesi cukup lancar, materi ini cukup membuat repot penanggung jawab diklat dan panitia karena jadwal harus menyesuaikan ulang dan serba mendadak. Berita ini sengaja saya posting semoga bermanfaat terutama bagi guru yang sedang mengurus sertifikasi.
Pembajakan di Indonesia memang memprihatinkan. Kini tidak saja software buatan luar negeri yang dibajak, software buatan bangsa sendiripun jadi korban. Dulu pernah ada dosen saya yang berkisah tentang software yang beliau buat yaitu tools penerjemah Bahasa Inggris-Indonesia. Karena beliau memang pakarnya, hasil terjemahan dengan software ini cukup bagus. Namun, ternyata karya ini tiba-tiba dijual di publik sebagai CD bajakan. Bukan cuma itu, beliau bilang ada seseorang yang beli CD itu lalu karena mungkin merasa kurang puas, komplain dan mencak-mencak. Waduh, ini udah jadi korban pembajakan dan dimaki-maki orang. Udah jatuh, ketimpa tangga, kejatuhan gentengnya pula…
)
Kemarin saya mendapat SMS dari seseorang yang bertanya dan mungkin akan komplain tentang aplikasi Java yang pernah saya buat. Namun setelah saya jelaskan, dia jadi tahu duduk perkaranya. Dia mengaku membeli CD berjudul Islam Gallery di salah satu toko buku di Kwitang. Di CD itu ada beberapa software yang pembuatnya adalah saya. Saya tentu saja bingung karena tidak pernah menjualnya. Saya saat ini hanya mempublikasikan aplikasi saya melalui website. Yang membuat saya geleng-geleng kepala adalah katanya dia mendapat nomor HP saya dari CD tersebut..
Saya sih gak masalah kalau aplikasi freeware saya disebarkan asalkan bukan untuk tujuan komersil dan saya tekankan di sini kalau saya tidak menjual aplikasi di beberapa CD yang beredar tersebut dan tentu saja bukan tanggung jawab saya jika anda membeli CD itu dan mendapati ada kerusakan teknis atau semacamnya. Namun, jika berkait dengan masalah isi/materinya, saya dengan senang hati akan menerima masukan, kritik dan saran.
Jika anda selama ini suka mengunjungi blog-blog teman-teman dengan cara manual, yaitu mengetikkan alamat blog mereka satu-persatu di browser, tentu agak sedikit repot. Belum lagi ketika sudah terbuka, ternyata tidak ada posting baru. Sebenarnya kita dapat membaca blog-blog dengan lebih mudah dan praktis, cukup membuka satu alamat saja. Kita bisa gunakan layanan blog reader yang banyak bertebaran di internet, salah satunya adalah Google Reader.
Untuk menggunakan layanan ini kita harus memiliki akun Google. Kita bisa pakai username dan password Gmail kita untuk login.
Langkahnya adalah sbb. masuk ke alamat http://www.google.com/reader. Login dengan username dan password Gmail anda. Setelah itu daftarkan blog yang akan kita baca melalui Google Reader ini. Klik di menu Add Subscription dan masukkan alamat blog atau feed RSS teman kita. Dan dalam sekejap, posting-posting dari blog tersebut akan di-load ke Google Reader. Ulangi untuk blog-blog lain. Dengan Goolge Reader ini kita bisa mengecek Inbox seperti mengecek email. Kita juga bisa tahu jika ada osting baru, juga bisa mengetahui mana posting yang telah dibaca dan mana yang belum.
Beberapa waktu ini saya mendapat dua pengalaman dari paypal.
Pengalaman pertama saya dapatkan dari email phising, email penjebak yang ingin memancing password paypal saya dari email. Saya agak kaget dengan email ini yang mengarahkan kita supaya memberikan konfirmasi tertentu atau account akan diblok. Saya teringat tentang email phising serupa. Saya cek lebih detil email ini. Ada beberapa link yang mengarah ke situs aneh. Akhirnya saya menyimpulkan kalau email ini hanya aksi tipu-tipu. Lucunya, di email ini dikatakan untuk berhati-hati terhadap aksi penipuan dan tidak sembarangan memberikan usernama dan password.
Meski demikian, kalaupun akun paypal saya ini dibobol orang, dia tentu hanya gigit jari karena isinya (waktu itu) cuma $0
Pengalaman kedua, saya kebetulan mendaftarkan salah satu website untuk mengikuti program Text Link Ads, yaitu menyewakan ruang di web kita untuk diisi link oleh para penyewa. Pembayaran dilakukan per-bulan melalui paypal. Bulan lalu ada beberapa penyewa dengan total $8.75. Beberapa hari lalu ternyata TLA sudah melakukan pembayaran via paypal. Ini pembayaran pertama dari TLA dan transaksi pertama paypal. Bulan ini sudah ada beberapa penyewa lagi dengan total proyeksi pendapatan bulan ini naik menjadi $13.87. Lumayan
Suatu ketika kita mungkin memerlukan banyak email untuk suatu keperluan. Semisal kita mendaftar di suatu layanan (blog dll). Kita lalu diminta memasukkan email, karena password (atau aktivasi) akan dimasukkkan ke email tersebut. Sekali email digunakan di layanan ini, biasanya ketika kita mendaftarkan account baru maka kita akan ditolak karena email sudah terdaftar. Ini menjadi persoalan tersendiri, misalnya kita tengah mengajarkan cara membuat blog. Kadang kita mau tidak mau harus membuat email baru.
Sebenarnya ada trik yang cukup mudah untuk mengakali hal ini. Gmail memberikan fitur yang cukup unik (atau jangan-jangan ini malah bug?). Jika kita punya email di Gmail, email-email yang memiliki karakter dot (titik) akan diabaikan. Misalnya saya memiliki email mtamim@gmail.com maka ketika ada orang mengirim email ke m.tamim@gmail.com akan dikirimkan ke mtamim@gmail.com.
Selain itu alamat email di gmail yang memiliki tanda plus (“+”) maka karakter dibelakang tanda tersebuat akan diabaikan. Misalnya mtamim+blog@gmail.com akan dianggap sebagai mtamim@gmail.com. Konon ini katanya bisa dipakai memfilter email. misalnya email kita di milis kita dafatarkan sebagai mtamim+milis@gmail.com, maka email dari milis tersebut akan dimasukkan ke folder “milis” di inbox kita. Namun, banyak web yang tidak membolehkan pemakaian tanda plus di email.
Kembali ke multiple account, dengan layanan(/bug) unik dari Gmail ini kita bisa manfaatkan untuk dapat membuat account berbeda-beda dengan tetap menggunakan satu email (baik dengan pemakaian titik atau plus). Saya sudah mencoba membuat account wordpress dengan tambahan tanda plus. Dan berhasil! Ternyata WP mengenali email dengan format email+1@gmail.com dan email+2@gmail.com sebagai dua email berbeda…
Sejak hampir dua tahun yang lalu saya sudah beberapa kali mendengar akan adanya buku gratis yang akan disediakan pemerintah (Depdiknas) untuk mengatasi mahalnya buku pegangan siswa, kabar yang tentunya cukup menggembirakan. Saya juga mendengar sudah ada banyak buku yang “dibeli” oleh pemerintah untuk kemudian disebarluaskan dengan gratis. Namun, sudah berkali kali saya mencari informasi mengenai keberadaan buku-buku yang katanya bebas didownload ini, tapi tidak pernah menemukannya. Saya terus terang menjadi agak skeptis dengan program ini.
Hari sabtu kemarin saya tidak sengaja melihat iklan di TV tentang hal ini. Ada sebuah iklan dari Depdiknas menyebutkan bahwa sudah ada 49 judul buku yang telah dibeli pemerintah yang sekarang sudah dapat didownload secara gratis di situs http://bse.depdiknas.go.id. Saya kembali agak bersemangat. Namun ketika saya mencoba membuka web tersebut ternyata lambat sekali, bahkan sempat error. Saya lalu iseng membuka dari alamat ebook.depdiknas.go.id baru bisa terbuka. Selain lambat saya lihat beberapa jenjang masih belum lengkap.
Saya mencoba mendownload beberapa buku, utamanya yang matematika. Baru dapat beberapa judul, itupun harus penuh kesabaran menunggu byte demi byte transfer data. Seharusnya pihak Depdiknas menyediakan server yang memadai untuk download ini. Saya membayangkan jika saya yang bandwith nya cukup besar saja masih kewalahan mendownload apalagi teman-teman lain yang bandwithnya kecil, ditambah lagi jika nanti lebih banyak lagi masyarakat yang akan mengakses situs ini.
Saat ini saya dan beberapa teman tengah mengumpulkan ebook-ebook ini. Semoga lebih banyak buku lagi yang dapat didownload dan nantinya dapat disebarluaskan ke lingkup yang lebih luas.
Heboh penemuan energi alternatif dari air nampaknya semakin ramai saja. Saya pribadi sebenarnya sudah agak sangsi dengan penemuan ini. Bahkan ketika penemuan ini konon akan dipamerkan di forum United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) Desember 2007 di Bali lalu. Saya tidak tahu apakah jadi atau tidak.
SBY sendiri tampaknya cukup antusias dengan Blue energy ini dan sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan pabriknya di Cikeas.
Belakangan blue energy ini makin misterius karena teknologi yang digunakan masih simpang siur. Para ahli BPPT, UI dan UGM menyangsikan teknologi ini. Bahkan pihak UGM mengindikasikan tim ini adalah penipu
Lalu, kalau ini penipuan kenapa bisa SBY sampai tertipu? Kisah tipu-tipu yang yang mengelabuhi banyak orang sudah ada sejak Presiden sukarno. Sebut saja legenda Markonah (dengan ciri khas kacamata hitamnya) dan suaminya, Raja Idrus, yang mengaku raja (?) dari suku Anak Dalam yang sedang muhibbah dan konon sempat diterima Sukarno (tentang ini saya baca beritanya waktu saya SMP, tapi saya cari lagi di internet ternyata tidak ada). Ada juga kasus Cut Zahara Fona dengan bayi ajaibnya yang bisa mengaji di kandungan. Yang terbaru adalah penggalian situs Batu TUlis di Bogor. Baca beberapa kisah-kisah ini di detik.com
(dulu ada juga kasus tipu-tipu pendirian Universitas Madjapahit. Penipunya memakai gelar MA. Belakangan ketika disidang di pengadilan, dia menyatakan kalau MA itu bukan gelar akademis tapi singkatan Marto Atmojo
)
Mencermati berita-berita ini saya jadi berfikir kalau ini sangat mirip dengan hoax. Dan, lagi-lagi, saya lebih prihatin lagi jika dikaitkan dengan agama. Kasus Zahara Fona misalnya, dia berhasil menipu banyak ulama dan uamt (konon termasuk wakil presiden dan mentri agama). Kakanwil Kesehatan DKI waktu itu menyangsikan kebenaran beritanya karena mustahil bayi yang membuka mulutnya saja tidak bisa kok mampu mengaji. Hasilnya, DR. Herman diancam oleh orang-orang fanatik (mungkin dianggap kafir atau mengingkari kebesaran Tuhan? Baca posting saya beserta komentar-komentarnya di Fosil Jebal Barez ). Nyatanya bayi mengaji hanyalah isapan jempol dan ternyata suara yang keluar berasal dari tape recorder. Nah lo!!
Kembali ke Blue energy ini, di situsnya banyugeni.com, disebutkan pula bahwa ini adalah teknologi ini dihasilkan setelah mengkaji Al-Quran. Sekali lagi kita harus hati-hati. Bagaimana jika ternyata teknologi ini memang cuma tipu-tipu, meski dengan label ayat Quran segala.
Kita tentu menghargai upaya terobosan-terobosan dan penemuan oleh siapapun, apalagi oleh anak bangsa sendiri. Namun, hendaknya itu tidak lantas mengurangi daya kritis kita.
Saya terus terang tidak punya kapasitas ilmu untuk menilai validitas penemuan ini. Tapi saya berharap mudah mudahan blue energy ini memang bukan isapan jempol, dan jangan sampai ternyata cuma blur energy, alias energi yang tidak jelas
Coba bandingkan kedua gambar berikut


Gambar pertama pernah beredar dengan tambahan cerita macam-macam, misalnya ini diperkirakan kerangka Nabi Adam atau Kaum Ad yang disebutkan dalam al-Quran. Diberitakan pula misalnya kerangka raksasa ini ditemukan di kawasan pertambangan Aramco Arab Saudi dan lokasi penemuan ditutup untuk publik dsb. Ada juga cerita bahwa ini ditemukan di India dan bagian dari mitos Rhaksasa melawan dewa.
Kenyataannya, foto yang di atas adalah hasil retouch photosop yang dilombakan di http://www.worth1000.com. Silahkan lihat beberapa foto lain yang di-retouch yang juga menakjubkan di situs tersebut.
Foto kedua disinyalir sebagai foto asli sebelum di-retouch yang merupakan foto penggalian fosil mastodon.
Sekali lagi saya hanya ingin mengingatkan bahwa hoax bisa dibuat dan disebarkan siapapun dengan tujuan apapun. Yang membuat prihatin adalah jika hoax ini dikait-kaitkan dengan agama (misalnya fosil raksasa ini dikaitkan dengan Kaum Ad dalam Al-Quran, padahal dalam Al-Quran-pun tidak secara eksplisit menyebutkan Kaum Ad berwujud raksasa). Bayangkan jika ada seorang muslim yang percaya betul dengan ini lalu disebarluaskan ke banyak orang lalu di satu saat mengetahui bahwa ini adalah berita palsu. Sekali lagi dalam dunia penuh informasi tak karuan seperti ini kita harus ekstra hati-hati memilah dan memilih informasi yang benar.
Maha Suci Allah dari segala tipuan
Baca juga posting
http://mtamim.wordpress.com/2007/07/17/fosil-spektakuler-di-jebal-barez/
Sekitar dua bulan lalu saya membuat aplikasi tentang Pedoman Hidup Islami Muhamadiyah di HP, ternyata mendapat respon dengan diulasnya aplikasi tersebut di website muhammadiyah.or.id berjudul Pedoman Hidup Islami Kini di Handphone Kita.
Saya juga menulis sebuah artikel mengenai pemanfaatan ponsel sebagai media dakwah berjudul “Dakwah Islam Di Era Seluler” di Majalah Suara Muhammadiyah. Pagi ini saya dapat kiriman edisi terbaru majalah tersebut. Setelah saya buka ternyata artikel saya telah dimuat di edisi ini.
Setelah beberapa waktu lalu saya pertama kalidapat kiriman surat cinta cek dari Google, kemaren saya mendapat kiriman lagi untuk kedua kalinya. Namun, jumlah amount cek yang ini lebih kecil. Saya agak salah waktu menghitungnya (salah baca peraturannya). Dulu saya kira nilai penghasilan saya sudah melampaui titik tertentu, dan cek saya request untuk dikirim, ternyata yang dikirimkan di cek itu jumlah pendapatan sampai akhir bulan sebelumnya. Jadi penghasilan pada bulan saat kita request cek itu belum dikirimkan. Tapi ya gakpapa lah. Yang penting harus bersyukur dan banyak-banyak beramal
(btw tidak ada request untuk traktiran lho
)
Beberapa waktu terakhir saya mencoba sebuah alat yang menurut saya cukup menarik yaitu mousepen (saya tidak tahu nama generiknya). Alat ini semacam pena beserta papan digunakan untuk menggantikan fungsi mouse. Dengan alat ini kita dapat menggunakan input mouse seperti biasa namun perangkatnya adalah pena sehingga persis jika kita menulis atau menggambar dengan pena biasa.
Beberapa software saya coba dengan alat ini, terutama yang software grafis seperti Photoshop, Corel Painter, dll. Dan ternyata, menggambar menggunakan alat ini lebih menarik dan menyenangkan… Saya juga mencoba menulis khat arab, ternyata hasilnya juga lumayan.

Bill Gates akhirnya datang juga di Indonesia. Orang yang konon terkaya di dunia nomor 3 ini (dulu pernah menjadi terkaya nomor 1) akhirnya memilih Indonesia dari 5 kandidat negara yang dijadikan ajang Government Leader Forum (GLF). Semula Indonesia berada di urutan kelima negara yang akan dipilih untuk GLF di bawah Singapura, Korea, dan Vietnam.
Pada sesi Presidential Lecture, Bill tampil cukup impresif dengan pakaian batik. SBY yang semula berpakaian jas lengkap-pun akhirnya ganti kostum (nha si Bill yang orang bule aja menghargai budaya kita lho). Tokoh lain yang pernah tampil dengan batik misalnya Ronaldo dan Mandella.
Denger kuliah nya Bill Gate saya agak kedodoran, maklum kuping jawa
. Yang menarik bahwa Bill cukup perhatian dengan pendidikan. Software yang diperagakan terkait pendidikan-pun cukup menarik, tentang pembelajaran angkasa luar (astronomi). Dia sangat yakin dengan teknologi pendidikan dan kesejahteraan akan menjadi lebih baik.
Dalam wawancara dengan Kompas, Bill Gates menyinggung masalah perkembangan telekomunikasi khususnya ponsel.
hasil dari semua ini (perkembangan teknologi)adalah muncul berbagai perangkat komputasi dari berbagai jenis yang menjadi sangat bertenaga, murah, dan mudah dibawa-bawa. Sekarang, lanjut Gates, puluhan juta orang di negara-negara berkembang memiliki ponsel yang memiliki tenaga komputasi yang lebih bertenaga dibandingkan dengan komputer yang digunakan 30 tahun lalu.
”Di masa mendatang, bagi orang di Indonesia dan ekonomi berkembang lainnya, sebuah ponsel akan menyediakan akses internet dan kemampuan komputasi yang memungkinkan mereka mulai berpartisipasi dalam ekonomi global berbasis pengetahuan,” tulis Gates.
Masih menurut Kompas, Bill akan berhenti mengurus keseharian Microsoft akan memfokuskan pekerjaannya pada masalah kesehatan dan pendidikan global melalui Bill & Melinda Gates Foundation.
Di tengah kontroversi (bahkan caci maki) dominasi Microsoft di kancah bisnis software dunia, menurut saya, bagaimanapun Bill Gates memang orang hebat.
Tsunami ternyata mengungkap rahasia alam yang selama ini tidak diketahui. Di India, menurut stasiun TV setempat, ada sebuah wilayah diterjang tsunami yang justru mengungkap keberadaan fosil raksasa di sebuah pantai…
What a nice hoax…
Baca juga posting saya di Fosil Raksasa Di Jebal Barez yang membicarakan apa itu hoax dan cukup menuai pro-kontra
Meski agak telat tahu, ternyata di april tahun ini ada juga hoax yang beredar dan berhubungan dengan agama. Saya sudah beberapa kali menulis tentang hoax ini, dan bebrapa kali mendapat komentar dan masukan yang cukup beragam dari yang setuju maupun yang “tak setuju” dan juga yang cukup menyentil terkait apa yang saya tulis, apalagi apa yang saya tulis terkait hal sensitif, agama. Padahal saya substansinya tidak sedang membicarakan itu, tapi lebih kepada prinsip kehati-hatian memilah dan memilih informasi. Silahkan baca posting saya disini dan disinijuga disini.
Terkait april mop, coba anda cari di google dengan keyword sebagai berikut “Umat Islam Tak Pantas Rayakan April Mop“. Anda akan menjumpai banyak sekali link terutama blog yang memuat posting yang sama. Dan hampir semua merujuk ke Kantor Berita Antara. Duhh! Saya cukup maklum kalau berita hoax macam ini beredar di kalangan blogger, tapi kali ini malah Antara, kantor berita negara ini, yang menjadi sumbernya. (Di situs web Antara, berita ini sudah dihapus, tapi cache di servernya google masih tersimpan dan masih bisa dibuka.) Berita ini bahkan sempat dimuat juga di Republika dan ternyata banyak lagi media yang memuat hoax ini, seperti Tribun Kaltim, Tribun Timur, CyberMQ, dan banyak lagi apalagi ditambah yang versi tercetaknya..
Saya tidak sedang memperbincangkan isi hoax tersebut, dan tak mau banyak opini, silahkan dibaca dan dicermati dan beropini sendiri
Link terkait
http://sandynata.wordpress.com/2008/03/31/hoax-asal-usul-april-mop/
http://tausyiah275.blogsome.com/2007/04/05/hoax-dan-april-mop-yang-terkait-islam/
http://hermansaksono.com/2008/03/umat-islam-tak-pantas-rayakan-april-mop.htm

































Recent Comments