You are currently browsing the tag archive for the 'syukur' tag.

Kemewahan bisa datang dari mana saja bahkan dari sesuatu yang sangat sederhana. Seorang petani desa barangkali bisa dengan sangat nikmat makan di pematang sawah, di bawah pohon, dengan lauk tempe plus sambal bawang, dan minum air putih dari kendi tanah liat yang didinginkan semalam. Perasaan nikmat dan syukurnya bisa saja jauh melebihi seorang lain yang makan di restoran mahal dengan lauk semeja penuh dengan menu makan dari berbagai macam jenis dan minum anggur mahal dari eropa, namun makanan yang masuk di perut tak banyak terasa nikmatnya, apalagi ditambah gangguan pikiran akibat takut kolesterol atau beban pekerjaan.
Bagi saya, sebuah kemewahan tak terkira ketika duduk di kursi bambu di beranda rumah kontrakan sambil menimang si kecil, menyaksikan pohon mangga depan rumah yang mulai berbunga dan berbuah diterpa sepoi-sepoi angin. Ada perasaan syukur mengalir bersama sepoi angin. Mengalir kebesaran dan rasa cinta Tuhan terpancar dari bunga-bunga kecil yang mulai menjadi buah. Mengalir dari senyuman bayi mungil di pangkuan. Mengalir di mentari sore keemasan. Cinta yang mengalir bersama kehidupan.
Seperti petani yang merasakan kemewahan menghabiskan makan siang sederhananya, sayapun benar-benar merasakan kemewahan yang tak terkira, duduk di beranda menimang si kecil, yang bagi orang lain mungkin hal yang sangat sederhana. Merasakan begitu berharganya hidup, begitu berharganya waktu. Meluapkan syukur tiada terhingga…


Ketika sholat di sebuah masjid di bilangan Malioboro, Jogja, saya mendapati seorang penjual buku yang menggelar dagangannya di serambi masjid. Mulanya saya tak terlalu memperhatikan, sampai waktu sholat tiba. Bapak penjual buku itu segera menuju ke ruang utama untuk berjamaah, semua dagangan ditinggalkan dan dibiarkan saja. Dan ternyata bapak ini seorang penyandang cacat. Dia menuju ruang utama dengan merangkak! Masyaallah!

Usai shalat jamaah saya keluar dan kebetulan lagi berada di belakang bapak tadi yang juga selesai sholat. Saya perhatikan bahkan dengan merangkak-pun terlihat betapa langkah demi langkah adalah perjuangan berat. Dalam jarak yang tak begitu jauh pun (sekitar 10-15 meter) bapak ini harus beristirahat sebentar di tangga masjid mengatur nafas yang terengah-engah. Detik berikutnya dia sudah merangkak lagi dan kembali di depan dagangannya.

Sungguh perjuangan yang tak terkira, bagaimana dia menghadapi keterbatasan tubuhnya, keterbatasan hidup dan ekonominya. Tak berkedok dengan kekurangannya untuk meminta-minta, tak putus asa atau malu untuk berusaha dan bekerja, namun tak juga lupa dengan Tuhan.

Ya Allah, jagalah bapak ini, mudahkan jalannya, rahmatilah hidupnya…

Link terkait:
Anak Ingusan Mencari Makan

Sepertinya sudah lama sekali tak melihat pelangi. Kemarin, waktu pulang kantor, kebetulan hujan rintik-rintik, dan matahari masih bersinar cukup terang. Di jalan, ketika melihat ke angkasa, ternyata terbentuk pelangi dengan indahnya. Mulanya terlihat seperempat lingkaran, setelah dilihat lagi ternyata di bagian lain menyambung menjadi setengah lingkaran. Biasan cahaya matahari oleh rintik hujan membentuk warna-warni, mejikuhibiniu. Sungguh indah karya Sang Pencipta ini, bersyukur juga saya masih diberi kesempatan menyaksikan warna-warni pertunjukan alam di angkasa ini.

Bersyukur pula bahwa sampai detik ini masih diberi kesempatan dan kekuatan menjalani hidup yang juga penuh warna-warni. Dan seharusnya kita melihat semua hal yang dikaruniakan kepada kita, kepada apa yang kita alami sekarang ini, entah itu sesuai keinginan kita atau bahkan sama sekali tak kita inginkan, seperti kita melihat warna pelangi itu. Semua sama indahnya, semua adalah karunia indah dari-Nya.


About Me
.



download tutorial blog wordpress

mtmamim on wordpress
mtmamim on blogger
mtmamim on plurk
mtmamim on facebook
mtmamim on twitter
mtmamim on multiply
Email: muh_tamim@yahoo.com
My other blog: mtamim.com

Twitter

 

Add to Google
Add to Technorati Favorites

YM!

 

December 2009
M T W T F S S
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031