You are currently browsing the tag archive for the 'Islam' tag.

Tadi pagi saya bangun kesiangan. Alarm yang saya set untuk bangun sahur berbunyi lebih awal dari biasanya. Karena masih sementara waktu saya berniat melanjutkan tidur sebentar. Tapi ternyata saya bangun sudah azan subuh!
Saya biasanya makan sahur tak terlalu banyak (kayaknya berbukanya juga ding :-) ). Apalagi kalau waktu sahur telat dan sudah mepet, saya lebih mementingkan minum air putihnya.
Meski tidak makan sahur-pun saya merasa tidak ada yang berbeda jauh, artinya lapar dan hausnya juga tidak terlalu berbeda dibanding kalau sudah makan sahur.
Lagi pula, kita kuat beraktifitas sehari-hari pada hakikatnya kan juga bukan karena makan dan minumnya, tapi karena kehendak Allah. Makanan dan minuman hanya lantaran saj


Ketika sholat di sebuah masjid di bilangan Malioboro, Jogja, saya mendapati seorang penjual buku yang menggelar dagangannya di serambi masjid. Mulanya saya tak terlalu memperhatikan, sampai waktu sholat tiba. Bapak penjual buku itu segera menuju ke ruang utama untuk berjamaah, semua dagangan ditinggalkan dan dibiarkan saja. Dan ternyata bapak ini seorang penyandang cacat. Dia menuju ruang utama dengan merangkak! Masyaallah!

Usai shalat jamaah saya keluar dan kebetulan lagi berada di belakang bapak tadi yang juga selesai sholat. Saya perhatikan bahkan dengan merangkak-pun terlihat betapa langkah demi langkah adalah perjuangan berat. Dalam jarak yang tak begitu jauh pun (sekitar 10-15 meter) bapak ini harus beristirahat sebentar di tangga masjid mengatur nafas yang terengah-engah. Detik berikutnya dia sudah merangkak lagi dan kembali di depan dagangannya.

Sungguh perjuangan yang tak terkira, bagaimana dia menghadapi keterbatasan tubuhnya, keterbatasan hidup dan ekonominya. Tak berkedok dengan kekurangannya untuk meminta-minta, tak putus asa atau malu untuk berusaha dan bekerja, namun tak juga lupa dengan Tuhan.

Ya Allah, jagalah bapak ini, mudahkan jalannya, rahmatilah hidupnya…

Link terkait:
Anak Ingusan Mencari Makan

Sepertinya sudah lama sekali tak melihat pelangi. Kemarin, waktu pulang kantor, kebetulan hujan rintik-rintik, dan matahari masih bersinar cukup terang. Di jalan, ketika melihat ke angkasa, ternyata terbentuk pelangi dengan indahnya. Mulanya terlihat seperempat lingkaran, setelah dilihat lagi ternyata di bagian lain menyambung menjadi setengah lingkaran. Biasan cahaya matahari oleh rintik hujan membentuk warna-warni, mejikuhibiniu. Sungguh indah karya Sang Pencipta ini, bersyukur juga saya masih diberi kesempatan menyaksikan warna-warni pertunjukan alam di angkasa ini.

Bersyukur pula bahwa sampai detik ini masih diberi kesempatan dan kekuatan menjalani hidup yang juga penuh warna-warni. Dan seharusnya kita melihat semua hal yang dikaruniakan kepada kita, kepada apa yang kita alami sekarang ini, entah itu sesuai keinginan kita atau bahkan sama sekali tak kita inginkan, seperti kita melihat warna pelangi itu. Semua sama indahnya, semua adalah karunia indah dari-Nya.

Saya pernah menulis tentang betapa sebenarnya kita ini cukup berboros dalam menggunakan air dalam berwudlu (dan tentu juga hal lain, namun disini saya lebih tekankan dalam soal wudlu). Saya kira ada banyak air yang terbuang saat kita berwudlu yang sebenarnya bahkan tak sampai menyentuh kulit. Bisa dibayangkan seberapa besar kita ikut andil dalam pemborosan ini. Padahal dalam agama kita dilarang berbuat boros termasuk dalam penggunaan air dalam berwudlu.

Kita untungnya tinggal di wilayah yang relatif kaya air, sehingga kita tak merasa berboros dalam menggunakannya. Bayangkan kalau kita di negri yang airnya minim, atau suatu ketika wilayah kita dilanda kekeringan.

Sebenarnya kita dapat mencoba untuk lebih hemat dalam penggunaan air wudlu, khususnya dalam “memanfaatkan” air secara maksimal. Jika ditilik dalam penggunaannya, bekas air wudlu sebenarnya relatif masih bersih. Air ini sebenarnya masih dapat digunakan untuk, misalnya menyentor WC, menyiram tanaman, atau mencuci kendaraan dsb.

Saya perhatikan, saat wudlu, kita ini kan sering membiarkan kran terbuka ketika kita mengambil air dengan tangan lalu membasuhkan ke muka, maka kran masih terbuka dan air akan terbuang cukup banyak. Biasanya air yang masih bersih ini dibuang begitu saja.

Beberapa pengalaman teman, dan saya juga mencobanya, air yang mengalir dari kran tadi dicoba untuk ditampung ke ember, juga misalnya sisa air waktu membasuh tangan. Tentu saja air bekas berkumur dan membasuh kaki tidak ditampung di ember ini tapi langsung di alirkan ke pembuangan. Lebih mudahnya jika kita pakai selang yang agak panjang sehingga kalau mau berkumur atau membasuh kaki selang bisa dibelokkan ke tempat lain supaya tak masuk ke ember.

Air di ember tadi bisa dimanfaatkan untuk  membilas lantai kotor atau menyiram tanaman atau menyentor WC. Tidak terlalu kotor untuk itu kan? Ini tentu trik sederhana untuk rumahan. Bagaimana dengan desain yang lebih permanen (tempat wudlu masjid misalnya).

wudlu2Saya membuat gambar desain sederhana yang masih sederhana untuk ini yang bisa dipakai pada skala yang lebih besar. Desain ini kuncinya terletak pada ujung kran (bisa ujung yang ditambahi perpanjangan) dan penampung air pembuangan.

Pada kran kita tambahkan semacam pipa berbentuk seperti huruf “Z” yang dapat diputar secara fleksibel. Sementara untuk penampung air sisa wudlu dibuat dua, satu penampungnan terletak di bawah yang langsung dialirkan ke pembuangan, satunya adalah penampung air yang masih relatif bersih, sebaiknya ditempatkan di tempat yang agak tinggi, yang airnya bisa dialirkan untuk penyentor WC atau yang lain. Posisi lebih tinggi juga dimaksudkan agar air dapat mengalir dengan lebih lancar

Ketika kita berkumur atau membasuh bagian tubuh yang “kotor”, termasuk kaki, maka kran dialirkan ke penampung bawah untuk dibuang. Ketika untuk membasuh tangan, muka dll, maka kran diputar agar mengarah ke penampung atas dan dialirkan ke tempat lain yang membutuhkan.

Penampungan air ini (atas dan bawah) dibuat memanjang sehingga akan menampung banyak kran. Salah satu kendalanya mungkin adalah orang yang berwudlu mungkin tidak tahu maksud dibuatnya model seperti ini sehingga sangat mungkin dia akan mengalirkan air ke penampung atas saja, atau ke bawah saja. Untuk itu perlu diberi semacam panduan di tempat wudlu tersebut.

Jika ini dipraktikkan di masjid-masjid besar saya yakin kita akan cukup banyak dalam menghemat penggunaan air. Desain ini hanya mereka-reka saja karena saya juga bukan ahlinya. Lain waktu mungkin saya akan coba buat yang lebih baik. Mari kita jaga dan lestarikan lingkungan.

Semoga bermanfaat.

Keberadaan teknologi dapat dimanfaatkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan untuk memperdalam belajari agama. Kita dapat memanfaatkan handphone (HP) kita dengan menginstal software aplikasi islami, kita juga dapat memasang themes yang bernuansa agama, selain itu kita juga dapat mendownload dan memutar audio bacaan Quran di ponsel. Khusus untuk audio yang diputar di ponsel kita dapat memanfaatkan format file AMR yang berukuran kecil dan memang dioptimasi bagi perangkat seluler. Format AMR lebih kecil ukurannya dibanding MP3, meski kualitasnya juga masih di bawah MP3.
Ada beberapa situs penyedia file Quran format AMR ini. File dibagi-bagi satu file AMR untuk setiap surat. Ukuran file bervariasi dari belasan kilobyte saja sampai 3 MB. Ukuran terbesar adalah Surat Al Baqarah. Dengan ukuran file yang kecil tentu saja juga sangat hemat untuk mendownload langsung dari HP. Kita bisa langsung mendownload dan menyimpannya di ponsel dengan biaya pulsa yang hemat. Bayangkan untuk mendownload surat-surat pendek yang ukurannya rata-rata 2o KB, jika pakai IM3 yang Rp.1/KB kita hanya perlu biaya pulsa Rp. 20 rupiah saja untuk satu surat pendek.

Berikut ini beberapa situs penyedia bacaan Quran format AMR

Tipe HP yang dapat memutar file AMR ini misalnya
Nokia 3650 / 7650 / 6600 /6670/6680/81/7610
Nokia 6820 / 3120 / 7600
Nokia 3200 / 6220 / 6230 / 5140
Nokia N-Gage
Motorola V600 / V980
Siemens SX1 / CX65 / S65 / C62
Siemens M55 / S55 / SL55
SAMSUNG E600 / E105 / X100
Sony Ericsson T-Series (T300 / T310 / T226)
Sony Ericsson P dan Z (P900 / P800 / Z101
Sony Ericsson K Series

dll

Selamat mendownload dan berburu pahala…


Setelah akhir bulan lalu saya launching aplikasi Java mobile berisi bacaan Quran Surat Yasin dan terjemahnya dalam Bahasa Indonesia, sambutan dari pengguna ternyata cukup besar. Dari situs getjar saja, jumlah download aplikasi ini di atas lima ribu download setiap minggu. Selain itu ada beberapa masukan terutama dari luar negeri untuk membuat versi terjemahan dengan Bahasa Inggris. Akhirnya saya buat juga versi bahasa Inggris yang dapat diakses di islam.inhandlearning.com

Untuk mencoba aplikasi ini secara online klik disini

(Membutuhkan Java Runtime di sistem Anda. Audio mungkin tak bisa dijalankan)

Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang tasbih tiga puluh tiga kali, tahmid tiga puluh tiga kali, takbir tiga puluh tiga kali, jadi jumlahnya sembilan puluh sembilan kali, kemudian disempurnakan menjadi seratus kali dengan membaca “Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syain qodir, maka diampuni Allah segala kesalahannya walaupun sebanyak buih di lautan.”? (H.R. Muslim)

Sejak kecil saya diajari untuk membaca dzikir sesudah sholat fardlu seperti pada hadits diatas, yakni membaca tasbih 33 kali, tahmid 33 kali, takbir 33+1 sehingga genap semuanya menjadi 100. Untuk menghitung jumlah dzikir tersebut banyak orang yang menggunakan tasbih yang berjumlah 100 butir dan setiap butir ke 33 ditandai dengan satu butiran berbeda.

Namun, untuk berzikir dengan jumlah tertentu ini saya diajari untuk menghitung nya bukan dengan tasbih, tapi dengan tangan. Bagi beberapa orang ada yang menghitung menggunakan jari dengan setiap jari dianggap satu hitungan sehingga satu putaran (semua jari kanan dan kiri) berjumlah 10, jadi ada 3 kali putaran (sehingga jumlah nya menjadi 30) lalu ditambah 3 sehingga menjadi 33.

Kalau saya diajari ayah saya agak berbeda. Karena setiap jari memiliki 3 ruas, jadi untuk berzikir dengan satu jari sebenarnya dapat untuk menghitung 3 kali zikir, satu hitungan untuk setiap ruas (dan sambil membaca satu dzikir kita menyentuh setiap ruas jari supaya tidak lupa). Hitungan dimulai dengan ibu jari kanan untuk hitungan 1-3, telunjuk untuk 4-6, dst dilanjutkan tangan kiri. Sehingga untuk 10 jari bisa langsung 30 kali dan untuk menggenapkan ditambah lagi 3 sehingga menjadi 33. Ada juga variasinya yaitu kita hanya menggunakan jari tangan kanan sehingga untuk sekali putaran menghitungnya dengan memutar balik dari ibu jari-kelingking dilanjutkan kelingking-ibu jari lagi.

Semoga bermanfaat dan semoga dengan banyak berdzikir hati kita akan menjadi tenteram.

Baca juga posting terkait:
http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/berdzikir-membuat-hati-tentram-benarkah.html
http://addaani2008.wordpress.com/2008/07/28/mengapa-dzikir-pertama-33-kita-subhanallah/

Lantunan azan dari berbagai masjid dan berbagai negara memiliki keunikan dan kekhasan sendiri-sendiri. Perbedaan lantunan ini menjadi ragam kekayaan budaya Islam yang indah dan berwarna-warni. Lantunan azan dari berbagai tempat, seperti dari Makkah, Madinah, Masjid Al Aqsa, Mesir, dll dapat Anda download dari situs berikut.

http://www.howdomuslimspray.com/

Kayaknya link di atas sudah invalid, coba link lain disini

shalawat3

Suatu ketika saat mendengarkan tausiyah dari seorang ustad di masjid ba’da Shubuh, pak ustad menceritakan sebuah kejadian menarik. Diceritakan bahwa suartu ketika di sebuah masjid ada seorang wanita tua/nenek-nenek yang rutin sholat berjamaah di masjid itu di setiap waktu Dhuhur. Uniknya, setelah usai shalat nenek ini tidak segera pergi meninggalkan masjid, akan tetapi dia beranjak ke halaman dan membersihkan daun-daun yang berserakan di halaman masjid. Namun anehnya lagi, dia tidak membersihkannya denga sapu atau alat lain, melainkan dengan memunguti satu demi satu dengan pelan-pelan dan seperti sambil menikmati setiap helai daun yang dipungut. Tidak peduli dengan matahari di atas kepala yang menyengat panas.
Setelah bebereapa waktu hal ini menjadi perbincangan beberapa pengurus. Entah karena agak malu, karena nenek yang segitu tuanya saja masih sanggup membersihkan halaman, mereka yang jauh lebih muda malah tidak bisa. Atau mungkin juga mereka kasihan dengan nenek itu yang sudah rela berpanas-panasan untuk membersihkan daun-daun yang berserakan.
Singkat kata terjadi kesepakatan bahwa halaman masjid harus bersih setiap hari sehingga nenek itu tak perlu lagi membersihkan sehingga dapat beristirahat saja.
Ketika siang tiba si nenek seperti biasa sholat jamaah dan setelah itu akan melanjutkan kebiasaan memungut daun-daun, dia sontak kaget ketika mendapati halaman telah bersih. Tiba-tiba dia menangis dan bersedih sekali. Orang-orang jadi bertanya-tanya, bukankah halaman sudah bersih.
Pak Kyai lalu menemui nenek itu untuk menanyakan permasalahannya. Setelah berbincang empat mata, Pak Kyai lalu memerintahkan untuk membiarkan halaman menjadi seperti biasanya (tidak dibersihkan) dan memberi kesempatan untuk si nenek untuk dapat membersihkannya. Alasannya? Kata Pak Kyai, sang nenek memintanya untuk merahasiakan alasan si nenek sampai nenek itu meninggal nantinya.

Waktu pun berlalu dan nenek itu akhirnya menghadap Yang Maha Kuasa. Pak Kyai pun kemudian menceritakan apa yang dulu pernah terjadi. Ketika ditanya Pak Kyai kenapa nenek itu bersedih melihat halaman yang sudah bersih, padahal dia kan bisa beristirahat saja tanpa perlu membersihkan daun-daun di tengah terik matahari. Nenek itupun berkata, ”Pak Kyai, saya ini hanya nenek tua yang tak punya ilmu. Saya hanya bisa beramal sedikit saja yang saya tahu ilmunya. Sedikit amal itu di antaranya adalah memungut daun, helai demi helai, dan setiap satu helai saya membaca shalawat untuk Rasulullah sampai halaman bersih dan tak ada lagi daun-daun berserakan. Saya hanya berharap dengan shalawat itu, Rasulullah berkenan memberi syafaat ketika nanti di hari kiamat. Jadi ijinkanlah saya untuk bisa memungut daun-daun itu setiap hari.”

Subhanallah…

—-
Seperti nenek itu yang berusaha ingin selalu bisa bershalawat dengan berbagai cara ( seperti si nenek dengan memungut daun), saya membuat themes untuk ponsel yang berisi tampilan berupa shalawat (bertuliskan kaligrafi Arab Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa aali Muhammad), yang dengan setiap melihat HP dan melihat themes ini mudah-mudahan menjadi pengingat agar lisan berucap shalawat, dan semoga dengan shalawat ini Allah meridhai sehingga Rasulullah nanti akan memberi syafaat bagi kita di hari kiamat .

Themes ini saya buat dalam dua versi, Nokia dan Sony Ericcson (khususnya untuk HP dengan ukuran layar 176×220)

shalawat4

Download SE Themes


Download Nokia Themes

yaasin-free mobile application

yaasin-free mobile application

Sewaktu saya tampil di Elifestyle Metro TV, sempat ada seorang ibu yang bertanya apakah ada aplikasi ponsel yang saya buat yang ada audio-nya. Saya jawab ada beberapa. Kali ini saya menambahkan aplikasi HP Islami yaitu Yaasin Multimedia.
Aplikasi Java untuk ponsel ini berisi Bacaan Quran Surat Yaasin (Audio oleh Abdurrahan As Syudaisi) serta terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Jadi kita dapat mendengarkan bacaan Surat Yasin dan membaca terjemahnya langsung.

Aplikasi islami ini dapat didownload gratis dan disebarluaskan sepanjang untuk kepentingan dakwah non-komersial. Untuk menyebarluaskan secara online mohon disertakan link ke islam.inhandlearning.com sebagai sumbernya.

Download

(Mohon maaf saya menggunakan Ziddu dan Getjar untuk hosting file agar mudah melihat statistik downloadnya)

Btw ada posting menarik tentang Yaasin, di blog rinduku.

muhammadPenghinaan kepada Nabi Muhammad kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh orang Indonesia dengan memanfaatkan teknologi, yaitu blog WordPress!!.
Sebuah blog yang dibuat dengan spirit kebencian terhadap Islam baru-baru ini memposting komik Nabi Muhammad (yang nampaknya dialihbahasakan dari komik asing).
Saya hanya sempat melihat beberapa komik dan benar-benar menunjukkan kebenciannya kepada Nabi. Saya sebenarnya tak terlalu bermasalah jika ada kritikan yang pedas sekalipun terhadap (pemahaman) agama asalkan didasari pengetahuan yang memadai dan fakta yang valid. Tapi blog ini nampaknya hanya benar-benar digerakkan kebencian…

Saya sempat komentar bahwa tak pernah saya mendapati ajaran islam dan sejarah dan pribadi Nabi seperti fitnah ini. setiap saat, setiap sholat kami diajari menyebut nama beliau dengan cinta. itupun tak seberapa dibanding cinta beliau bagi umat manusia. Fitnah ini begitu menghunjam, mencabik-cabik dan sangat menyakitkan. Setiap kata hujatan dan pelecehan itu terasa seperti menyerang saya pribadi.. merampok identitas keislaman saya dengan kejam.

Kepada umat Islam sebaiknya tidak terlalu reaktif. tidak perlu berucap dan bertindak yang tidak sesuai akhlak Islam. fitnah tak perlu dibalas fitnah apalagi dengan anarki (yang bukan termasuhk akhlak Nabi). Kemuliaan Nabi tak akan berkurang sedikitpun dengan fitnah keji macam ini. Tak perlu pula pemerintah bersikap berlebihan, seperti menutup WordPress di Indonesia misalnya, bisa gawat. Tidak perlu pula demo-demoan (toh siapa yang mau didemo? Si Matt WordPress?).

Kalau mau berpartisipasi menghentikan fitnah ini, silahkan akses ke http://wordpress.com/report-spam/ dan masukkan link blog tersebut (jika Anda sempat mengunjunginya) dan berikan informasi seperti :“this blog contains the great lies and potential conflict. please suspend the blog”
(maaf saya tak akan kasih link disini). Juga banyak banyaklah posting dan publikasi informasi yang benar tentang Islam dan Nabi Muhammad).

Semoga Allah membukakan hidayah bagi kita semua
Semoga sholawat tercurah pada Baginda Rasulullah

Update:

Blog lapotuak.wordpress.com sudah di-suspend oleh WordPress.com, namun masih ada satu blog lagi yang ikut mempublikasikan komik ini yang masih belum di-suspend. Blog ini masih online tapi diproteksi. Bahkan di index google kita masih bisa melihat sebagian kartun tsb. Blog ini berlokasi di kebohongandariislam.wordpress.com. Mari kita laporkan disini http://wordpress.com/report-spam/?url=kebohongandariislam.wordpress.com

oya, nampaknya beberapa komik yang dibuat kemungkinan terinspirasi dari situs http://www.islamreview.com/

Situs ini berada di luar negeri dan tentunya kita tak dapat berbuat banyak dengan situs-situs seperti ini karena mereka dibuat dan dihosting di luar yuridiksi kita ataupun diluar yuridiksi blog provider gratis macam wordpress atau blogger. Antisipasi paling ampuh tentu saja dengan mengimbangi posting-posting yang lebih berimbang tentang Islam dan Nabi Muhammad.

Kirim Komentar

Themes HP (Nokia dan Sony Ericcson): Shalawat Nabi

bukhari-hajiHari-hari ini saudara-saudara kita mulai berangkat secara bergelombang menuju tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Setiap kali momen seperti ini pula timbul kerinduan di hati ini untuk juga dapat menunaikan rukun ke-lima ini (semoga diridhai Allah untuk suatu saat nanti dapat berangkat). Beberapa rekan insyaallah akan berangkat tahun ini. Saya hanya dapat mendoakan agar teman-teman dapat lancar dan khusu’ menunaikan ibadah dan mendapatkan haji yang mabrur yang nantinya memberikan atsar (bekas) bagi teman-teman untuk menjalani kehidupan selanjutnya serta semoga berkah kemabruran ini dapat juga terlimpah bagi keluarga dan lingkungannya.

Dalam kaitan ibadah haji saya mengumpulkan beberapa terjemah hadits dari internet yang terkait dengan pelaksanaan ibadah haji, khususnya dari Riwayat Bukhari dan Muslim, dan membuat aplikasi java untuk ponsel berisi kumpulan hadits tersebut. Aplikasi dapat didownload gratis dan dapat disebarluaskan untuk kepentingan dakwah (non-komersial).

Semoga bermanfaat baik bagi teman-temen yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini, bagi yang telah menunaikan haji, maupun bagi mereka yang masih dalam masa persiapan untuk menunaikan ibadah haji di tahun-tahun mendatang.
(File yang berbentuk ZIP harus diekstrak dulu menjadi JAR dan ditransfer untuk diinstal di ponsel)

Download
Aplikasi Terjemah Hadits Bukhari
Aplikasi Terjemah Hadits Muslim

Sumber Materi: HaditsWeb 3.0
(NB: Mohon masukan jika ada terjemah yang salah ketik/kurang sempurna atau ada kesalahan)

Setiap orang pasti pernah mengalami masalah, cobaan atau hal-hal yang tidak mengenakkan dalam kehidupan. TIdak saja masalah dialami oleh orang-orang miskin tak punya uang, namun masalah juga para konglomerat yang kekayaannya berjibun. Tak hanya orang kecil di desa pelosok, namun juga pejabat tinggi di kota besar.
Tadi ketika khutbah Jumat, khatib menyinggung bagaimana orang-orang menyikapi ketika cobaan itu datang. Diantara sikap-sikap itu al.
1. Marah. Orang menjadi merasa bahwa Allah tidak adil, tidak penyayang dsb.
2. Sabar. Dengan cobaan kita dapat menerimanya.
3. Ridlo. Rela Menerima dan menganggap semuanya adalah hal yang wajar/sudah sepatutnya.
4. Syukur. Mensyukuri bahwa dengan semua itu menadai tanda bahwa Allah masih mengasihi kita, meskipun dengan cara yang tidak kita sukai. Mungkin itulah cara Allah menegur atau menuntun kita.

Keempat-empatnya sebenarnya berujung kepada sikap kita kepada Allah. Bagaimana kita menganggap Allah. Padahal, seperti disebut dalam sebuah hadits qudsi, Allah itu seperti prasangkaan hamba-Nya (Kitab Hisnul Muslim).

Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hambaKu kepadaKu, Aku bersamanya (dengan ilmu dan rahmat) bila dia ingat Aku.  Jika dia mengingatKu dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diriKu. Jika dia menyebut namaKu dalam suatu perkumpulan, Aku menyebutnya dalam perkumpulan yang lebih baik dari mereka. Bila dia mendekat kepadaKu sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika dia mendekat kepadaKu sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika dia datang kepadaKu dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat”.

Maka, dengan cobaan dan segala sesuatu yang tidak mengenakkan menimpa diri dan kehidupan kita, hendaklah kita mampu menyikapinya dengan tepat; kita bersabar, ridlo dan kalau bisa tetap bersyukur..

“Hanya milik Allah nama-nama (asmaul husna), maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut nama-nama (asmaul husna) itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al A’raf 7:80)

Asmaul Husna berasal dari kata ismi (nama) husna• Artinya nama-nama yang indah. Nama-nama tersebut hanya dimiliki dan disandang oleh Allah SWT. Dengan nama-nama ini kita dapat mengenal Allah secara lebih dalam. Menurut Abdullah bin Sani dalam bukunya Asmaul Husna, jumlah Asmaul Husna ada 99 dengan 76 nama terdapat dalam Al Qur’an, sedang yang 23 lainnya terdapat dalam hadits.
Nama/sifat-sifat yang disandangNya itu, terambil dari bahasa manusia, namun kata yang digunakan saat disandang manusia pasti selalu mengandung makna keperluan serta kekurangan, walaupun ada diantaranya yang tidak dapat dipisahkan dari kekurangan tersebut dan ada pula yang dapat dipisahkan.

Untuk lebih mengenal Allah melalui Asmaul Husna ini saya membuat aplikasi Java untuk ponsel/handphone yang berisi 99 nama/sifat Allah ini berisi audio yang yang dilafalkan dan dituliskan dalam bentuk teks jadi anda dapat mendengarkan asmaul husna ini (audio) sambil membaca teksnya beserta arti setiap nama dalam bahasa Indonesia. Aplikasi ini gratis untuk didownload dan disebarluaskan untuk kepentingan dakwah dan bukan  komersial/diperjualbelikan.
Jika Anda mempublikasikan secara online (web/forum/blog dll) harap menyertakan backlink ke situs sumber di islam.inhandlearning.com

File ini berukuran sekitar 340 KB.
Silahkan untuk Download disini

Versi audio saja dapat di download dari sini (format AMR- untuk ponsel)

Bagi anda yang sering membuat tulisan/artikel keislaman tentu akan sering memasukkan ayat-ayat Al-Quran ke dalam dokumen. Untuk mempermudah dalam memasukkan ayat Al-Quran ini kita dapat menggunakan tools yang cukup bagus yang berbentuk plug-ins di MS-Word. Plugin ini dibuat oleh M Taufiq dan dapat didownload dari http://myquran.org/msword/
Dengan plugin ini maka menu di MS Word akan bertambah, yaitu menu Al-Quran. Jika menu diklik maka akan ditampilkan form yang memungkinkan kita memilih surat dan ayat berapa yang akan dimasukkan ke artikel. Kita dapat memasukkan ayat yang berbahasa Arab maupun terjemahan Bahasa Indonesia ke dalam dokumen MS-Word.
Tersedia pula untuk terjemahan bahasa lain, yaitu English (Yusuf Ali), Malay, German, Bosnia, English Muhsin Khan, Spanish, French, Albania, Russian, dan Farsi.

Ramadhan sebentar lagi usai. Ramadhan yang akan meninggalkan kita. Mungkin pernah kita merasakan ada seseorang yang kita sayangi, entah teman atau saudara , orang yang biasanya dekat dan menyatu di kesehariannya tiba-tiba akan pergi. Kita setiap harinya tidak merasakan keberadaannya karena sudah include di kehidupan kita. Namun, ketika dia bersiap pergi kita baru sadar bahwa akan ada sesuatu yang “hilang”. Kita seperti menyesal mengapa selama ini membiarkan begitu saja kebersamaan itu. (atau bayangkan semisal dulu waktu tiba-tiba menyadari kalau sudah mau lulus SMA ;-) )

Ramadhan inipun rasanya seperti itu. Betapa semua berlalu dengan cepat. Kita hanya mampu mengecap sedikit saja kenikmatan beribadah di Ramadhan ini dan tiba-tiba sudah hampir usai…?? Mengapa kita membiarkannya saja selama ini? Sudah sedemikian pantaskah kita selama ini menyambutnya? Kapankah lagi kita akan bertemu?

Namun, after all, meski sangat sedikit dari ibadah kita itu, mudah mudahan yang sedikit itu menjadi amal yang diridhai Allah. Dan karena waktu tak mungkin berbalik, Ramadhan harus pergi. Kita hanya berharap Allah akan mempertemukan lagi di waktu berikutnya di kehidupan kita, dan mudah-mudahan pada waktu itu kita akan lebih siap lagi untuk menyambutnya…

Selamat Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum minal aidin walfaizin…

Setelah beberapa waktu lalu mendapat kiriman cek dari Google Adsense, siang tadi saya mencairkan di BNI.  Potongannya cukup besar, $20 untuk proses pencairan dan $19 untuk fee BNI (kalo gak salah). Prosesnya sekitar 40 hari.

Usai mencairkan cek, saya memutuskan untuk sekalian membuka rekening tabungan haji. Sebenarnya sudah agak lama saya berkeinginan membuka rekening ONH, jadi mumpung di BNI saya sekalian buka tabungah haji di sana, yaitu THI Mudharabah. Bismillah, meski belum tahu kapan bisa melunasinya, saya memutuskan untuk memulai meng-anggarkan dana dan rekening khusus untuk ibadah ini. (Mungkin nanti juga membuka satu rekening lagi untuk istri  :-) )

Untuk setoran awal di tabungan haji ini minimum Rp.500 ribu.  Sebagai gambaran untuk biaya, saya cari informasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) atau ongkos naik haji 1429/2009 dari situs DEPAG . Berikut ini biaya haji untuk beberapa embarkasi di Indonesia

Untuk embarkasi Aceh, biaya penerbangan dan biaya operasional di Arab Saudi sebesar 3.258 dolar AS dan biaya operasion dalam negeri Rp501.000. Bagi calon jemaah haji yang berangkat melalui embarkasi Medan, biaya penerbangan haji dan operasional di Arab Saudi yang harus dibayar sebesar 3.292 dolar AS dan biaya operasional dalam negeri sebesar Rp501.000 serta untuk embarkasi Batam biaya untuk masing-masing komponen berturut-turut 3.292 dolar AS dan Rp501.000.

Sementara bagi calon jemaah haji yang berangkat melalui embarkasi Padang, biaya penerbangan dan biaya operasional di Arab Saudi yang harus dibayar 3.258 dolar AS dan biaya operasional dalam negeri Rp501.000.

Calon jemaah haji yang berangkat melalui embarkasi Palembang mesti membayar 3.379 dolar AS dan Rp501.000, embarkasi Jakarta 3.430 dolar AS dan Rp501.000, embarkasi Solo 3.379 dolar AS dan Rp501.000, embarkasi Surabaya 3.430 dolar AS dan Rp501.000, embarkasi Banjarmasin 3.517 dolar AS dan Rp501.000, embarkasi Balikpapan 3.517 dolar AS dan Rp501.000 dan Embarkasi Makassar sebesar 3.517 dan Rp501.000. 

Mohon doanya ya, mudah-mudahan Allah meridhai.
Labbaika ya Allah…

Setelah kemarin tampil di Metro TV, kali ini giliran sebuah radio di Jogja yang mengundang saya untuk sebuah wawancara mengenai teknologi informasi, yaitu Radio Eltira FM. Insyaallah siarannya Rabu, 10 September, jam 8 malam. Bagi kawan-kawan di Jogja dapat memantau ELTIRA di frekuensi 102.1 FM dan bagi yang di luar Jogja dapat mendengarkan dari streaming di http://www.eltirafm.com

Doakan lancara ya..

Beberapa hari lalu saya dihubungi pihak Metro TV untuk diundang menjadi narasumber acara e-Lifestyle hari ahad tanggal 7. Hari kamis kemarin sudah ada reporter dari Metro TV Biro Jogja yang datang ke kantor, ngambil gambar sama sedikit wawancara. Tema yang diangkat seputar pemanfaatan teknologi untuk dakwah, khususnya teknologi seluler.

Rencananya saya berangkat lebih awal hari sabtu besok pagi karena ini siaran langsung dan saya harus datang di studio Metro TV Jakarta. Tahun lalu saya juga menjadi narasumber di acara yang sama, namun dilakukan secara jarak jauh (saya di Jogja) dan direkam (bukan siaran langsung).

Doakan ya…

Jangan lupa nonton…

Heboh penemuan energi alternatif dari air nampaknya semakin ramai saja. Saya pribadi sebenarnya sudah agak sangsi dengan penemuan ini. Bahkan ketika penemuan ini konon akan dipamerkan di forum United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) Desember 2007 di Bali lalu. Saya tidak tahu apakah jadi atau tidak.
SBY sendiri tampaknya cukup antusias dengan Blue energy ini dan sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan pabriknya di Cikeas.
Belakangan blue energy ini makin misterius karena teknologi yang digunakan masih simpang siur. Para ahli BPPT, UI dan UGM menyangsikan teknologi ini. Bahkan pihak UGM mengindikasikan tim ini adalah penipu

Lalu, kalau ini penipuan kenapa bisa SBY sampai tertipu? Kisah tipu-tipu yang yang mengelabuhi banyak orang sudah ada sejak Presiden sukarno. Sebut saja legenda Markonah (dengan ciri khas kacamata hitamnya) dan suaminya, Raja Idrus, yang mengaku raja (?) dari suku Anak Dalam yang sedang muhibbah dan konon sempat diterima Sukarno (tentang ini saya baca beritanya waktu saya SMP, tapi saya cari lagi di internet ternyata tidak ada). Ada juga kasus Cut Zahara Fona dengan bayi ajaibnya yang bisa mengaji di kandungan. Yang terbaru adalah penggalian situs Batu TUlis di Bogor. Baca beberapa kisah-kisah ini di detik.com

(dulu ada juga kasus tipu-tipu pendirian Universitas Madjapahit. Penipunya memakai gelar MA. Belakangan ketika disidang di pengadilan, dia menyatakan kalau MA itu bukan gelar akademis tapi singkatan Marto Atmojo :-D )

Mencermati berita-berita ini saya jadi berfikir kalau ini sangat mirip dengan hoax. Dan, lagi-lagi, saya lebih prihatin lagi jika dikaitkan dengan agama. Kasus Zahara Fona misalnya, dia berhasil menipu banyak ulama dan uamt (konon termasuk wakil presiden dan mentri agama). Kakanwil Kesehatan DKI waktu itu menyangsikan kebenaran beritanya karena mustahil bayi yang membuka mulutnya saja tidak bisa kok mampu mengaji. Hasilnya, DR. Herman diancam oleh orang-orang fanatik (mungkin dianggap kafir atau mengingkari kebesaran Tuhan? Baca posting saya beserta komentar-komentarnya di Fosil Jebal Barez ). Nyatanya bayi mengaji hanyalah isapan jempol dan ternyata suara yang keluar berasal dari tape recorder. Nah lo!!

Kembali ke Blue energy ini, di situsnya banyugeni.com, disebutkan pula bahwa ini adalah teknologi ini dihasilkan setelah mengkaji Al-Quran. Sekali lagi kita harus hati-hati. Bagaimana jika ternyata teknologi ini memang cuma tipu-tipu, meski dengan label ayat Quran segala.
Kita tentu menghargai upaya terobosan-terobosan dan penemuan oleh siapapun, apalagi oleh anak bangsa sendiri. Namun, hendaknya itu tidak lantas mengurangi daya kritis kita.

Saya terus terang tidak punya kapasitas ilmu untuk menilai validitas penemuan ini. Tapi saya berharap mudah mudahan blue energy ini memang bukan isapan jempol, dan jangan sampai ternyata cuma blur energy, alias energi yang tidak jelas :-)

Coba bandingkan kedua gambar berikut

Gambar pertama pernah beredar dengan tambahan cerita macam-macam, misalnya ini diperkirakan kerangka Nabi Adam atau Kaum Ad yang disebutkan dalam al-Quran. Diberitakan pula misalnya kerangka raksasa ini ditemukan di kawasan pertambangan Aramco Arab Saudi dan lokasi penemuan ditutup untuk publik dsb. Ada juga cerita bahwa ini ditemukan di India dan bagian dari mitos Rhaksasa melawan dewa.

Kenyataannya, foto yang di atas adalah hasil retouch photosop yang dilombakan di http://www.worth1000.com. Silahkan lihat beberapa foto lain yang di-retouch yang juga menakjubkan di situs tersebut.

Foto kedua disinyalir sebagai foto asli sebelum di-retouch yang merupakan foto penggalian fosil mastodon.

Sekali lagi saya hanya ingin mengingatkan bahwa hoax bisa dibuat dan disebarkan siapapun dengan tujuan apapun. Yang membuat prihatin adalah jika hoax ini dikait-kaitkan dengan agama (misalnya fosil raksasa ini dikaitkan dengan Kaum Ad dalam Al-Quran, padahal dalam Al-Quran-pun tidak secara eksplisit menyebutkan Kaum Ad berwujud raksasa). Bayangkan jika ada seorang muslim yang percaya betul dengan ini lalu disebarluaskan ke banyak orang lalu di satu saat mengetahui bahwa ini adalah berita palsu. Sekali lagi dalam dunia penuh informasi tak karuan seperti ini kita harus ekstra hati-hati memilah dan memilih informasi yang benar.

Maha Suci Allah dari segala tipuan

Baca juga posting

http://mtamim.wordpress.com/2007/07/17/fosil-spektakuler-di-jebal-barez/

Sekitar dua bulan lalu saya membuat aplikasi tentang Pedoman Hidup Islami Muhamadiyah di HP, ternyata mendapat respon dengan diulasnya aplikasi tersebut di website muhammadiyah.or.id berjudul Pedoman Hidup Islami Kini di Handphone Kita.

Saya juga menulis sebuah artikel mengenai pemanfaatan ponsel sebagai media dakwah berjudul “Dakwah Islam Di Era Seluler” di Majalah Suara Muhammadiyah. Pagi ini saya dapat kiriman edisi terbaru majalah tersebut. Setelah saya buka ternyata artikel saya telah dimuat di edisi ini.

Sejak booming novel “Ayat-Ayat Cinta” yang disusul dengan booming filmnya, saya terus terang tidak terlalu mengikuti perkembangan. Sampai sekarang-pun saya belum pernah membaca novel AAC, padahal saya sudah diberitahu teman saya tentang novel ini sejak novel ini belum booming. Begitu pula dengan filmnya. Meski sebenarnya tinggal memutarnya saja (di komputer), sampai saat ini, saya kok gak ada greget untuk menontonnya dan hanya melihat sekilas.

Saya ingin menyoroti fenomena AAC ini yang nampaknya diikuti dengan film atau sinetron dengan tema serupa (ambil contoh sinetron Munajat Cinta yang katanya baru mau launching). Di tengah kelesuan sinema Indonesia, kehadiran sinema macam ini tentu cukup membuat kesegaran baru, tapi di sisi lain sinetron yang konon ber- “nuansa” islami macam ini menurut saya patut dicermati bahkan dikritisi.

Namun, sinema AAC, Munajat Cinta, atau sejenisnya, menurut saya tidak bisa begitu saja dianggap sebagai sinetron islami. Mengapa? Bagi saya, Islam mencakup banyak hal dan tidak sekedar formal ritual semata. Lepas dari sisi artistik dan kesusasteraan, ada beberapa bagaian dari sinema ini yang terasa kurang pas kalau dilihat dari sisi pemahaman agama. Misalnya mengenai relasi antar lawan jenis bukan muhrim. Bahkan di cuplikan sinetron Munajat Cinta saya sempat lihat adegan bopong-membopongnya juga, duhh. Meski katakanlah di film dikisahkan bahwa mereka adalah suami-istri, di dunia nyata kita semua tahu itu tidak demikian (saya tidak akan se-kritis ini bila aktor dan artis, di dunia nyata-nya memang resmi suami-istri).

Saya ingat waktu saya masih kecil ada film yang cukup heboh, judulnya Catatan Si Boy. Saya sempat membaca sebuah tulisan yang mengkhawatirkan terkait fenomena film tersebut. Film itu mencitrakan anak muda yang “gaul” tapi rajin sholat, di mobilnya bergantung tasbih, tapi anak muda ini juga getol sekali berpacaran, bahkan film ini lebih banyak menonjolkan sisi berpacaran dan hura-huranya. Di tulisan ini disinyalir bahwa generasi muda yang disebut sebagai “generasi Si Boy” nampaknya menjadi menggejala, generasi di mana mereka hidup dengan keduniawian tapi di lain tempat dengan menambah stempel atau label agama seolah olah kehidupan duniawi itu sudah impas dengan aktifitas keagamaan di lain tempat. (Saya pernah juga membaca kolom yang mengisahkan koruptor kelas kakap yang ketika pensiun lalu membangun masjid megah dan tiap hari wirid di masjid ini seolah berkata: ” Ya, dulu aku korupsi, tapi sekarang sudah tobat dan kubuatkan mesjid megah untuk Tuhan, jadi dosa korupsi itu sudah impas..”. Kebiasaan menyuap ternyata dibawanya juga ke ranah keagamaan, bahkan Tuhan-pun, dalam pikirannya, bisa disuap).

Dalam kaitan ini saya merasa gejala sinema “islami” macam AAC atau Munajat Cinta dsb (saya tekankan bahwa ini di sinema, lain soal ketika membicaarkan novel atau sastra) justru berdampak kurang baik bagi pemahaman keagamaan kita. Lihat saja, banyak aktor dan aktris yang kesehariaannya sangat berbeda dengan apa yang diperankannya di film atau sinetron. Banyak unsur keagamaan yang muncul di sana hanya dipakai sebagai sekedar pelengka atau stempel dengan substansi yang kosong melompong.
Kita seperti terjebak di ranah formalistis, ritual dan seringkali kosmetis. Saya khawatir sinema-sinema macam ini justru memberi andil yang negatif dan salah bagi pemahaman agama.
Salut pada sineas yang mampu membuat sinetron macam Para Pencari Tuhan-Dedy Mizwar dkk, yang tanpa banyak simbol-simbol formal tapi sarat dengan substansi.

Meski agak telat tahu, ternyata di april tahun ini ada juga hoax yang beredar dan berhubungan dengan agama. Saya sudah beberapa kali menulis tentang hoax ini, dan bebrapa kali mendapat komentar dan masukan yang cukup beragam dari yang setuju maupun yang “tak setuju” dan juga yang cukup menyentil terkait apa yang saya tulis, apalagi apa yang saya tulis terkait hal sensitif, agama. Padahal saya substansinya tidak sedang membicarakan itu, tapi lebih kepada prinsip kehati-hatian memilah dan memilih informasi. Silahkan baca posting saya disini dan disinijuga disini.

Terkait april mop, coba anda cari di google dengan keyword sebagai berikut “Umat Islam Tak Pantas Rayakan April Mop“. Anda akan menjumpai banyak sekali link terutama blog yang memuat posting yang sama. Dan hampir semua merujuk ke Kantor Berita Antara. Duhh! Saya cukup maklum kalau berita hoax macam ini beredar di kalangan blogger, tapi kali ini malah Antara, kantor berita negara ini, yang menjadi sumbernya. (Di situs web Antara, berita ini sudah dihapus, tapi cache di servernya google masih tersimpan dan masih bisa dibuka.) Berita ini bahkan sempat dimuat juga di Republika dan ternyata banyak lagi media yang memuat hoax ini, seperti Tribun Kaltim, Tribun Timur, CyberMQ, dan banyak lagi apalagi ditambah yang versi tercetaknya.. :-(

Saya tidak sedang memperbincangkan isi hoax tersebut, dan tak mau banyak opini, silahkan dibaca dan dicermati dan beropini sendiri :-P

Link terkait

http://sandynata.wordpress.com/2008/03/31/hoax-asal-usul-april-mop/

http://tausyiah275.blogsome.com/2007/04/05/hoax-dan-april-mop-yang-terkait-islam/

http://hermansaksono.com/2008/03/umat-islam-tak-pantas-rayakan-april-mop.htm

muh.gifBeberapa waktu lalu ada seseorang (yang saya tidak kenal) mengirimi saya sebuah email berisi artikel sejarah singkat Nabi Muhammad saw, dalam bahasa Inggris. Artikel ini ditulis oleh Javed Mukarram berjudul Life of The Prophet Muhammad. Kebetulan dua hari lalu adalah hari kelahiran Nabi. Saya teringat dengan file artikel tersebut dan akhirnya membuat sebuah aplikasi Java berdasar dari artikel tersebut. Cukup singkat namun cukup memberi gambaran tentang sejarah Nabi Muhammad (jika ada masukan ataupun koreksi dari materi ini silahkan kontak saya).

silahkan download di link berikut

File Jad

File Jar

Berbicara tentang Nabi Muhammad sendiri, rasanya speechless… Bukan berarti semata karena kita, sebagai umat Islam harus percaya dan mencintai nabi kita, dari sisi “manusia biasa”-pun, Nabi Muhammad adalah sosok multi yang benar-benar teladan: bukan saja sebagai tokoh profetik sebagai nabi, tapi juga pemimpin politik, hakim, panglima perang, pedagang, suami, ayah, teman… yang di setiap posisi dan perannya adalah paling sempurna untuk ukuran manusia..

Rasanya dengan sederet keagungan dan prestasi Muhammad, baik sebagai nabi atau manusia, kita harus selalu belajar tentang sejarahnya sehingga kita dapat meneladani dan mencintai dengan tulus, bukan hanya karena disuruh

Shalawat dan salam baginya..


About Me
.



download tutorial blog wordpress

mtmamim on wordpress
mtmamim on blogger
mtmamim on plurk
mtmamim on facebook
mtmamim on twitter
mtmamim on multiply
Email: muh_tamim@yahoo.com
My other blog: mtamim.com

Twitter

 

Add to Google
Add to Technorati Favorites

YM!

 

November 2009
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30